BREAKING NEWS
 

MWA UI Minta Semua Pihak Hormati Putusan Akhir Disertasi Menteri Bahlil

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 2 Maret 2025 19:43 WIB
Kampus Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat. (Foto: dok. UI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) memberikan tanggapan terkait hasil disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Program Doktor (S3) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI.

Anggota Majelis Wali Amanat UI, Dany Amrul Ichdan mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu jadwal rapat bersama empat organ di UI untuk membahas disertasi Menteri Bahlil.

Empat organ yang terlibat adalah Dewan Guru Besar (DGB), Senat Akademik (SA) Universitas, Majelis Wali Amanat (MWA), dan Rektor UI.

"Sebagai bagian dari MWA, kami berharap semua pihak menghormati segala proses akademik dan tata kelola yang berlaku di internal UI. Saat ini, sedang diaturkan untuk rapat bersama empat organ UI (MWA, SA, DGB dan Rektor) rencana di minggu depan,” kata Dany dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).

Baca juga : MK Putuskan Sengketa Pilkada Akhir Februari

Pernyataan ini sekaligus membantah dokumen yang beredar dari Dewan Guru Besar UI, yang menyebut disertasi Bahlil dibatalkan.

Dalam risalah rapat pleno DGB UI tertanggal 10 Januari 2025 yang beredar di media sosial, disertasi Bahlil direkomendasikan untuk dibatalkan sebagai bentuk sanksi atas berbagai pelanggaran yang ditemukan.

"Dokumen atau sejenisnya yang beredar bukanlah sepengetahuan MWA. Dokumen internal itu termasuk notulensi meeting untuk hal-hal spesifik bersifat konfidensial, sehingga tidak seharusnya berada di ranah publik,” tutur Dany.

Adsense

Menurutnya, yang bisa memberikan keputusan terkait layak tidaknya hasil disertasi Menteri Bahlil, hanyalah keputusan Rektor UI. Sementara Dewan Guru Besar, hanya bisa memberikan rekomendasi.

Baca juga : MK Diminta Cermat Putuskan Sengketa Pilkada 2024

"Dari hasil rapat empat organ itu, akan dilakukan langkah-langkah pengambilan keputusan oleh eksekutif (Rektor). Sehingga, berita yang beredar bukan merupakan berita resmi yang dikeluarkan atas nama empat organ UI,” jelasnya.

Dany optimistis, civitas UI mampu bekerja secara profesional. Tidak ada tekanan dari pihak mana pun dalam menangani persoalan ini.

“Kami yakin, UI dan semua organnya dapat mengedepankan obyektivitas, akuntabilitas, dan integritas yang tinggi dalam setiap pertimbangan keputusan,” tandasnya.

Senada dengan Dany, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah menegaskan, dokumen yang beredar hanya berisi rekomendasi. UI belum secara resmi mengambil keputusan terkait disertasi Bahlil Lahadalia.

Baca juga : Eddy Soeparno Ajak Semua Pihak Ikuti Arahan Presiden Prabowo

Menurutnya, tanggal pelaksanaan rapat dengan empat organ UI masih belum dapat dipastikan.

"UI secara resmi belum membuat keputusan apa pun terhadap (disertasi) Bapak Bahlil," tegas Arie.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia berhasil meraih gelar doktor dalam program studi Kajian Strategik dan Global UI dengan predikat Cum Laude dalam waktu 1 tahun 8 bulan. Sidang terbuka promosi doktor Bahlil dilakukan pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense