RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO), HM Darmizal MS, angkat bicara menanggapi aksi sekelompok orang yang hari ini mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk mempertanyakan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, tindakan mereka adalah bentuk kesesatan berpikir yang hanya akan mempermalukan diri sendiri.
“Saya rasa mereka itu orang-orang yang sedang sesat pikir. Datang ke UGM hanya untuk mencari pembuktian yang sebenarnya sudah jelas dan sah,” kata Darmizal kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).
Ia menilai kelompok tersebut hanya sedang mencari sensasi dan popularitas, bahkan menyebutnya sebagai tindakan berhalusinasi. Darmizal juga menyebut mereka berencana mendatangi kediaman Jokowi di Sumber, Solo, yang menurutnya hanyalah bentuk manuver tak berdasar.
Baca juga : Blokir Anggaran Sudah Dibuka, Pembangunan IKN Digeber Lagi
“Saya meyakini, mereka akan dipermalukan oleh kelakuannya sendiri. Ini hanya cara mencari panggung, dan saya yakin mereka akan segera tenggelam dalam kekecewaan karena hukum sosial masyarakat,” ujarnya.
Darmizal juga mengingatkan bahwa keaslian ijazah Jokowi sudah diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di berbagai kesempatan, mulai dari Pilkada Solo 2005, Pilgub DKI 2012, hingga Pilpres 2014 dan 2019.
“Kalau mereka ingin klarifikasi, silakan datang ke KPU tempat-tempat itu. Mereka yang mendalilkan, maka mereka pula yang harus membuktikan,” jelasnya.
Baca juga : Memperkokoh SDM Dan Pendidikan Karakter
Sebagai alumni UGM, Darmizal menyayangkan tindakan yang dinilainya tidak etis dan menyerempet pada pembunuhan karakter. Ia menegaskan bahwa ReJO akan berdiri di garda terdepan untuk membela kehormatan Presiden Jokowi.
“Kami merasa dirugikan oleh perilaku mereka. Kami akan menjaga marwah dan martabat Pak Jokowi, karena beliau adalah Presiden terbaik sepanjang sejarah Indonesia menurut kami,” kata Darmizal.
Atas tuduhan tersebut, Darmizal juga mendukung penuh langkah hukum yang sedang dipertimbangkan Presiden Jokowi terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah.
Baca juga : ReJO: Tudingan PDIP Terhadap Jokowi Tidak Berdasar
“Ini sudah masuk ranah fitnah dan kampanye hitam. Sebagai warga negara, Pak Jokowi berhak menempuh jalur hukum, termasuk melaporkan balik orang-orang yang mencemarkan nama baiknya,” tegasnya.
Darmizal menutup pernyataannya dengan menyatakan keyakinannya terhadap penjelasan Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM yang telah menegaskan bahwa ijazah Presiden Jokowi adalah asli dan sah secara hukum.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.