Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PSI dan Gagasan Jokowi, Mewujudkan Partai Modern dan Transparan
Minggu, 9 Maret 2025 21:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Perorangan dinilai menjadi upaya untuk mewujudkan keinginan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun partai super Tbk.
Langkah ini juga menunjukkan upaya PSI untuk membangun sistem yang lebih modern dan responsif terhadap tuntutan demokrasi.
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza mengatakan, PSI memiliki cukup alasan untuk merealisasikan keinginan Jokowi. Mengingat,.Jokowi telah menjadi kiblat dari PSI.
"PSI memang partai yang berkiblat terhadap Jokowi, jadi apa pun ide dari Jokowi akan coba diwujudkannya, termasuk ide pemilihan ketua umum melalui anggotanya," katanya saat dihubungi, Minggu (9/3/2025).
Baca juga : SHI Join Gema Bangsa, Perjuangkan Politik Dan Gerakan Lingkungan
Dia mengungkapkan, konsep PSI Perorangan dapat memberikan perubahan dalam mekanisme pemilihan ketua umum yang lebih inklusif.
Dengan keterlibatan seluruh anggota dalam proses pemilihan, PSI berupaya menciptakan sistem yang lebih terbuka dan partisipatif.
"Citra PSI akan semakin positif dengan perubahan ini, karena mekanisme pemilihannya lebih melibatkan seluruh kader," ungkapnya.
Menurut Efriza, pendekatan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi partai lain dalam mengadopsi sistem yang lebih demokratis dan transparan.
Baca juga : Gandeng CIMB Niaga, Sun Life Luncurkan 2 Produk Asuransi Baru
Dengan semakin terbukanya ruang partisipasi dalam pemilihan ketua umum, PSI dapat menarik lebih banyak dukungan dari masyarakat yang menginginkan perubahan dalam sistem kepartaian.
Dalam konteks politik nasional, perubahan strategi PSI ini dapat memberikan warna baru dalam dinamika kepartaian di Indonesia.
Langkah ini juga menunjukkan upaya PSI untuk membangun sistem yang lebih modern dan responsif terhadap tuntutan demokrasi.
"PSI selama ini memiliki corak nasionalisme yang unik dan berbeda dari partai lain. Dengan transformasi menjadi PSI Perorangan, partai ini menunjukkan komitmen terhadap inovasi dalam sistem kepartaian," jelasnya.
Baca juga : Pengamalan Pancasila Sejalan dengan Semangat Puasa Ramadan
Selain itu, Efriza melihat langkah PSI ini sebagai bagian dari strategi politik yang bertujuan menarik simpati publik dan memperkuat eksistensinya di panggung politik nasional.
"Dengan model keterbukaan yang diusung, PSI memiliki potensi untuk terus berkembang dan menjadi pelopor dalam perubahan sistem kepartaian di Indonesia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya