RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Nalar Bangsa Institute Farhan Abdillah Dalimunthe mendukung keberanian Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan Indonesia tidak akan ‘berlutut dan mengemis’ di hadapan kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat.
Sikap ini, dianalogikan sebagai cerminan semangat Trisakti Bung Karno, terutama dalam hal kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi.
Indonesia, harus percaya terhadap kekuatan sendiri meskipun negara lain tidak lagi membuka pasar kepada Indonesia.
Baca juga : Sejalan Asta Cita Prabowo, Menperin Tancap Gas Kembangkan Ekosistem EV
“Ini adalah artikulasi nyata dari nilai-nilai Trisakti, khususnya dalam mempertahankan kedaulatan ekonomi dan politik bangsa,” ujar Farhan, kepada RM.id, Kamis (24/4/2025).
Farhan menilai, sikap Presiden Prabowo bukan semata retorika, melainkan cermin dari tekad Indonesia untuk berdiri sejajar di panggung global.
Logikanya, di tengah arus proteksionisme global yang kembali menguat, Indonesia perlu menujukkan posisi yang jelas dan tegas. Namun, Farhan juga mengingatkan pentingnya langkah lanjutan yang lebih konkret.
Baca juga : Prabowo Luncurkan Gerina, Herman Deru: Selaras Dengan GSMP Sumsel
Misalnya, ketegasan ini harus dibarengi dengan konsolidasi ekonomi yang kuat, termasuk mendorong industrialisasi dalam negeri.
“Kemudian kita perlu mencapai swasembada pangan, memperluas diversifikasi pasar ekspor, dan memperkuat diplomasi ekonomi ke kawasan dan mitra strategis lain,” rincinya.
Farhan juga menegaskan bahwa keberanian dalam bersikap tidak harus diartikan sebagai sikap anti kerja sama internasional. Justru, Indonesia perlu memainkan peran lebih aktif di forum-forum ekonomi global. Seperti BRICS, untuk memperjuangkan keadilan perdagangan bagi negara berkembang.
Baca juga : Pertemuan Sugiono Dengan Menlu China & AS Tidak Pas
“Kita perlu kombinasi antara ketegasan sikap dan kecerdikan strategi. Semangat berdikari harus menjadi pondasi bagi penguatan daya saing, bukan pengasingan dari dunia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.