RM.id Rakyat Merdeka - Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang mesti dijaga keberadaannya. Tanpa dukungan Pemerintah dan publik. Kiamat media bisa benar-benar terjadi.
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu meminta Pemerintah memberikan atensi bagi keberlangsungan hidup media, kesejahteraan dan keselamatan jurnalis. Kata dia, dukungan Pemerintah itu tetap dalam semangat kemerdekaan pers demi menjaga demokrasi.
Baca juga : Lewat Program AWE, AS Dukung Wirausaha Perempuan Indonesia
“Pemerintah bisa bekerja sama dalam publikasi atau iklan dengan media arus utama, bukan cuma dengan platform media digital,” kata Ninik dalam seminar Media Sustainability: Strengthening Democracy and Public Trust di Jakarta, Sabtu (3/5/2025).
Dalam seminar yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers se-Dunia pada 5 Mei itu, Ninik mengingatkan, Pemerintah tetap bisa menghormati pagar yang membedakan iklan dan redaksi. Jadi, kerja sama tetap dalam kerangka independensi pers. “Kerja sama iklan itu bukan atas dasar suka-tidak suka,” katanya.
Baca juga : Pemerintah Indonesia Diminta Bertindak Tegas
Perempuan pertama yang memimpin Dewan Pers itu menegaskan, media bukan sekadar penyampai informasi. Tapi menjadi corong bagi suara-suara yang sering kali tidak terdengar langsung di ruang publik.
Menurutnya, ada hal-hal penting yang perlu disuarakan pemangku kepentingan kepada publik. Maka pers media menjadi pilar keempat karena posisinya adalah mewakili publik sekaligus representasi dari Dewan Pers.
Baca juga : Sosialisasi Empat Pilar, Irawan Ajak Masyarakat Terus Perkuat Nilai Kebangsaan
Menurut Ninik, keberadaan wakil masyarakat di Dewan Pers merupakan bentuk pengakuan bahwa pers memiliki mandat publik. Makanya, semua kebijakan yang menyangkut dunia pers melibatkan unsur masyarakat secara nyata.
Dijelaskan, partisipasi publik dalam demokrasi memiliki tiga unsur penting. “Yakni, didengar, dipertimbangkan, dan diintegrasikan dalam pengambilan keputusan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.