BREAKING NEWS
 

Bantah Ada Bungker di Rumahnya, Haji Isam: Itu Berita Bohong!

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 27 Mei 2025 13:52 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam membantah memiliki bungker di rumahnya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Dia menyebut informasi itu merupakan hoax atau berita bohong. 

Haji Isam menjelaskan, di rumahnya tersebut hanya ada ruangan kosong untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan barang berharga.

"Bukan bungker untuk menyimpan duit, tapi ruangan brankas saja. Untuk memanfaatkan ruangan kosong saja,” kata Haji Isam, Selasa,(27/5/2025).

Baca juga : Panen Perdana Lumbung Pangan Wanam, Habis Gelap Terbitlah Terang

Haji Isam heran disebut-sebut membangun sebuah bungker. Sebab menurutnya, tidak ada ancaman serius dari luar yang mengharuskan dirinya untuk membangun bungker.

Adsense

“Ya, untuk simpan barang-barang berharga saya, termasuk uang, sertipikat dan barang berharga lainnya (di ruangan kosong itu),” tegas Haji Isam.

Sekadar informasi, di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bungker punya 3 arti. Pertama, lubang perlindungan di bawah tanah. Kedua, ruangan yang dipakai untuk pertahanan dan perlindungan dari serangan musuh, biasanya berupa tumpukan pasir. Ketiga, tempat dalam kapal untuk menyimpan bahan bakar (arang atau minyak).

Baca juga : Bantu Pekerja Migran Punya Rumah, BNI Hadirkan KPR Terjangkau

Sebelumnya, ada pemberitaan yang menyebut bahwa Haji Isam memiliki bungker di rumahnya yang terletak di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bungker itu disebut untuk menyimpan bertumpuk-tumpuk uang dalam bentuk dolar AS dan dolar Singapura.

Luas rumah Haji Isam mencapai 3.000 meter persegi. Dari mulai Jalan Patimura, hingga menembus Jalan Sriwijaya IV. Letaknya tak jauh dari rumah pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jaksel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense