RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah harus terus mengawasi perkembagan Covid-19 di negara-negara tetangga, sekaligus melakukan langkah mitigasi dan antisipasi. Pasalnya, angka kenaikan kasus tersebut melonjak signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua DPR Puan Maharani menyatakan, naiknya kasus Covid-19 di sejumlah negara, seperti Hong Kong, Singapura, India dan Thailand, harus diantisipasi dengan baik oleh Pemeirntah.
Dia mengimbau, Kementerian Kesehatan (Kememkes) segera meningkatkan kapasitas testing dan pelacakan Covid-19.
Selain itu, Pemerintah juga perlu memastikan agar distribusi vaksin booster Covid-19 berjalan baik dan memadai.
Baca juga : Kedua Pendukung Paslon Saling Serang Di Medsos
“Peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Asia tidak bisa dianggap enteng. Pemerintah tidak boleh lengah,” ujar Puan dalam keterangannya dikutip, Sabtu (7/6/2025).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan ini juga meminta Pemerintah kembali mengencangkan screening kesehatan di seluruh bandara internasional. Utamanya, bagi penumpang dari negara-negara dengan peningkatan kasus Covid-19.
“Pemeriksaan kesehatan dan pelacakan kontak yang ketat di pintu masuk negara harus dijalankan konsisten,” cetusnya.
Lebih lanjut, Puan meminta perwakilan Indonesia di luar negeri lebih aktif merespons laporan WNI yang menghadapi risiko kesehatan. Selain itu, memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk perlindungan WNI.
Baca juga : Kejagung Cekal Dirut PT Sritex
“Ini bukan sekadar angka kasus (Covid-19), tapi soal nyawa dan kesehatan masyarakat. Kita tidak tahu kapan gelombang berikutnya datang, sinergi antara Pemerintah dan masyarakat menjadi kunci,” tegasnya.
Terpisah, anggota Komisi Kesehatan DPR Netty Prasetiyani Heryawan juga mendorong penguatan sistem deteksi dini, pelaporan kasus, hingga edukasi masyarakat terkait peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara tetangga.
“Perlu ada percepatan koordinasi lintas sektor hingga ke level fasilitas kesehatan terdepan di lapangan,” pintanya.
Sementara, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mendorong sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan nasional.
Baca juga : Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp 24,44 Triliun
“Tanpa itu, upaya deteksi dini dan pencegahan bisa melemah. Sebab, sistem pelacakan (tracing) di Indonesia masih rendah,” cetusnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.