Dark/Light Mode

Dicurigai Cuma Acara Formalitas

Disnakertransgi Didorong Umumkan Hasil Job Fair

Minggu, 8 Juni 2025 06:50 WIB
Puluhan pencari kerja saat menghadiri bursa Kerja Jakarta di GORCiracas, Jakarta Timur, Senin (19/5/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Puluhan pencari kerja saat menghadiri bursa Kerja Jakarta di GORCiracas, Jakarta Timur, Senin (19/5/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta didorong mengumumkan hasil bursa lowongan kerja atau job fair. Sehingga dapat diketahui efektif atau tidaknya kegiatan tersebut dalam mengurangi pengangguran.

Gubernur DKI Jakarta Pra­mono Anung menegaskan, Pe­merintah Provinsi (Pemprov) DKI sungguh-sungguh dalam menggelar job fair untuk me­nyerap tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Untuk urusan job fair, kami tangani serius,” tegas Pram di SMK Miftahul Falah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

Namun, menurutnya, kegiatan tersebut tidak dipublikasikan secara besar-besaran. Alasan­nya, supaya penjaringan calon pelamar kerja ini, benar-benar sesuai dengan kapasitas atau kebutuhan industri.

Baca juga : Portugal Vs Spa­nyol, Terobsesi Rekor

Pram menambahkan, proses link and match antara perusahaan dan pencari kerja sudah terjadi, dan beberapa pelamar bahkan langsung diterima bekerja.

Namun, dia merasa tidak perlu terlalu membesar-besarkan kegiatan ini. “Karena, memang kewajiban Pemerintah untuk menyediakan lapangan kerja bagi warganya,” tandasnya.

Meski tidak diekspos besar-besaran, lanjut Pram, job fair tetap berjalan aktif di berbagai wilayah Jakarta. “Job fair terus berlangsung pada tingkat keca­matan, kelurahan,” ujarnya.

Job fair ini, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja di sek­tor publik, seperti Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Pemadam Keba­karan (Damkar).

Baca juga : MotoGP, Marc Marquez Ngebet Adiknya Gabung Ducati

Job fair atau pameran kerja di berbagai tempat ini, dalam rangka memenuhi janji kampanye Pram yang dituangkan da­lam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor e-0001 Tahun 2025.

Janji ini jadi sorotan Ang­gota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Justin Adrian Untayana. Justin minta Disnakertransgi menginformasi­kan kepada publik, sudah berapa banyak job fair yang terlaksana, serta berapa tenaga kerja yang sudah terserap, melalui pameran-pameran tersebut.

“Untuk dapat kita ketahui bersama, apakah program ini tepat dan efektif untuk menu­runkan angka pengangguran,” ujar Sekretaris Komisi EDPRD DKI ini.

Informasi hasil serapan tenaga kerja melalui job fair, lanjut dia, sangat penting sebagai indikator keberhasilan. “Untuk memasti­kan, program penanggulangan pengangguran ini, bukan for­malitas semata,” tandasnya.

Baca juga : Selangkah Lagi, Garuda Tampil di Piala Dunia

Justin pun mengutip Survei Indikator bertajuk “Evaluasi Publik Atas Kinerja 100 Hari Gubernur-Gubernur di Jawa” yang diselenggarakan pada 12-19 Mei 2025, bahwa 47,3 persen atau hampir setengah dari responden tidak mengetahui keberadaan job fair.

Sedangkan 37,4 persen re­sponden yang mengetahui job fair, mengaku kurang percaya program ini dapat menekan ang­ka pengangguran di Jakarta.

Karena itu, Justin meminta Pemprov DKI melakukan upaya lain untuk mengatasi masalah pengangguran, bukan cuma job fair. Upaya tersebut dilakukan dalam jangka pendek dan jangka panjang.

“Dari mulai insentif bagi pe­rusahaan yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah tertentu, sampai penyesuaian kurikulum sekolah dengan jenis industri yang masih akan berkembang pada era jasa dan teknologi ini,” sarannya. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.