RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah mengetahui lokasi pesawat pribadi (private jet) yang diduga dibeli dari uang hasil korupsi dana operasional kepala daerah Provinsi Papua.
“Kami sudah mendapatkan banyak informasi, tinggal memastikan saja. Tapi untuk sementara, lokasinya masih kami rahasiakan,” ungkap Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Dia mengatakan, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman secara maksimal. Salah satunya, melalui pemeriksaan saksi. Selain itu, Setyo meminta masyarakat yang mengetahui posisi private jet itu untuk memberi informasi kepada KPK.
Baca juga : Rosan Kebut Reformasi Iklim Investasi Nasional
“Kami membutuhkan juga informasi dari masyarakat barang itu ada di mana, pesawatitu ada di mana,” ungkap mantan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) ini.
Jika sudah ditemukan, penyidik komisi antirasuah akan menyita private jet tersebut. Soal teknisnya, akan dipikirkan kemudian. Kalau harus dibawa ke Jakarta, kata Setyo, tentu akan dipertimbangkan dari sisi teknis dan keamanannya.
“Bisa juga dititipkan pada aparat atau pemerintah di luar negeri,” tutur Setyo.
Baca juga : Tokopedia Dan TikTok Shop Klaim Penjualan Meningkat
Selain keberadaannya, penyidik juga akan mendalami proses transaksi pembelian private jet tersebut.
“Apakah memang betul dilakukan oleh para pihak yang satunya sudah meninggal (mantan Gubernur Papua LE),” tandas Setyo.
Sebelumnya, KPK menyatakan, uang hasil korupsi penggelembungan dan penyalahgunaan dana penunjang operasional dan program peningkatan pelayanan kedinasan Kepala Daerah Provinsi Papua tahun 2020-2022 salah satunya digunakan untuk membeli private jet.
Baca juga : Waspada, Pengendara Pilih Lapak Parkir Liar
Saat ini keberadaannya di luar negeri,” beber Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (12/6/2025).
Private jet tersebut diduga di-branding dengan nama RDG Airlines. Jet pribadi perusahaan tersebut juga diduga pernah disewa oleh mantan Gubernur Papua LE ke luar negeri.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.