RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir lebih dari 28 ribu rekening dormant yang diduga digunakan untuk transaksi judi online dan aktivitas ilegal lainnya. PIJAR Indonesia 1998 mengapresiasi langkah tersebut karena mampu menekan perputaran dana ilegal sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku.
Ketua Umum Pijar Indonesia 1998, Sulaiman Haikal mengatakan, sejak 2024, PPATK secara agresif memblokir lebih dari 28.000 rekening dormant yang terindikasi digunakan sebagai medium pendanaan aktivitas ilegal, khususnya judi online dan pencucian uang. Diketahui, rekening dormant banyak digunakan sebagai sarana "transit" dana dari pemain kepada operator, mengingat sifatnya yang pasif dan tidak terawasi secara ketat oleh pemilik aslinya.
Baca juga : PPATK Tegaskan, Pemblokiran Rekening Dormant untuk Lindungi Hak Nasabah
Rekening dormant yang sebelumnya menjadi andalan bagi operator judol untuk menerima deposit dari pengguna kini dibekukan. Akibatnya, jalur utama pendanaan ke akun-akun judi digital menjadi terputus. Ini secara langsung menghambat kelangsungan operasi platform judol, terutama yang beroperasi secara anonim atau lintas negara.
Pasar gelap jual-beli rekening dormant yang sebelumnya aktif mengalami stagnasi. Calon pelaku dan operator menjadi enggan memanfaatkan rekening tersebut karena meningkatnya risiko pemblokiran sepihak oleh PPATK. "Ini mempersempit pilihan kanal pembayaran dan berdampak pada volume transaksi yang drastis menurun," kata Sulaiman, dalam keterangan tertulis, Kamis (31/7/2025).
Baca juga : Blokir Rekening yang Nganggur di Atas 3 Bulan, PPATK jadi Trending Topic
Di mata aktivis reformasi 1998 ini, langkah PPATK ini berhasil menciptakan efek psikologis dan deterrent. Langkah ini memberi efek jera, tidak hanya bagi operator, tapi juga pengguna. Banyak pengguna enggan mentransfer dana ke rekening yang tidak resmi karena khawatir akan keterlibatan dalam transaksi ilegal yang bisa memicu pemblokiran rekening pribadi mereka. Dampaknya, partisipasi publik dalam aktivitas judol mengalami penurunan signifikan sejak pertengahan 2024.
"Langkah ini tidak hanya menekan kegiatan ilegal, namun turut mempengaruhi dan mendorong ekosistem digital legal, terutama payment gateway, dompet digital, dan bank-bank mitra untuk melakukan revalidasi pengguna dan mitra merchant. Kebijakan ini juga mempercepat transformasi menuju ekosistem digital yang lebih legal dan transparan," ujarnya.
Baca juga : Gubernur Pramono Bakal Bina Penerima Bansos Yang Bermain Judi Online
Pemblokiran rekening dormant oleh PPATK terbukti menjadi senjata efektif dalam memerangi judi online di Indonesia. Tidak hanya menurunkan volume transaksi ilegal secara drastis, kebijakan ini juga menimbulkan efek jangka panjang berupa pengetatan kanal keuangan digital yang lebih sehat dan aman. Meski menimbulkan tantangan bagi beberapa pelaku industri keuangan digital, kebijakan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk menciptakan ruang digital yang bersih dan produktif.
"Dengan langkah ini, Indonesia berada di jalur yang benar untuk menutup celah ekonomi ilegal dan memperkuat integritas sistem keuangannya," tutup Sulaiman Haikal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.