BREAKING NEWS
 

Kasus Dugaan Korupsi X-ray Kementan

KPK Akan Cek Masa Cegah-Tangkal 6 Orang

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 4 Agustus 2025 07:10 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu. (Foto: Dok. KPK)

 Sebelumnya 
Usai menjalani pemeriksaan, Wisnu mengaku diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka untuk dua pengadaan x-ray.

“Sebagai tersangka, untuk pengadaan,” katanya kepada wartawan.

Meski telah menjadi tersangka, dia mengaku masih bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, sudah tak lagi menjabat Sekretaris Barantan. Sementara saat ditanya soal aliran dana, Wisnu enggan mem­beri penjelasan.

Baca juga : Beban Keuangan BUMN Bakal Turun Signifikan

“Sekarang PNS biasa di Badan Karantina Indonesia,” tuturnya.

Berdasarkan penelusuran di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proses tender dua pengadaan itu dilakukan terpisah, yaitu pengadaan x-ray statis dan mobile x-ray serta pengadaan x-ray kontainer. Pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021.

Proyek x-ray statis dan mo­bile x-ray memakai metodenya tender, pascakualifikasi satu file, harga terendah sistem gugur. Pelaksanaan tender pada 13 Agustus 2021. Nilai pagu pa­ket dan harga perkiraan sendiri (HPS) tidak jauh berbeda, sebe­sar Rp 96 miliar. Lelang paket ini sempat diadakan pada 25 Juni 2021, tapi gagal.

Baca juga : Pemerintah Siapkan Layanan Khusus Pebisnis Disabilitas

Total peserta lelang sebanyak 93 perusahaan. Pemenangnya adalah PT RN, dengan harga penawaran Rp 95.632.099.805 (Rp 95,6 miliar).

Kemudian untuk pengadaan x-ray kontainer, metodenya sama dengan pengadaan sebelumnya, juga sumber dananya. Pengadaan dilakukan pada 29 September 2021, dengan nilai pagu paket sebesar Rp 110 miliar. Sementara nilai HPS sejumlah Rp 100 miliar.

Total ada empat peserta yang mengikuti proses lelang. Paket ini dimenangkan PT MKS yang berlokasi di Bandar Lampung, Lampung. Harga penawarannya Rp 98,66 miliar.

Baca juga : Pedagang Minta Relokasi Ditunda Setelah Idul Fitri

Perusahaan ini memberi penawaran harga paling rendah dibanding tiga kompetitornya. Sedangkan satu kompetitor lainnya, yakni PT RN tidak tercantum harga penawarannya di LPSE. Selain itu, PT RN juga telah memenangkan paket x-ray statis dan mobile x-ray. Dengan demikian, dari dua pengadaan di atas total nilai kontraknya sebe­sar Rp 194,2 miliar. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense