BREAKING NEWS
 

Makan Nasi Kotak Bareng Di Kwitang Dan Di Gedung DPR

Kapolri Semangati Anak Buah

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Rabu, 3 September 2025 07:20 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menggelar makan malam bersama 320 personel pengamanan DPR yang terdiri dari TNI dan Polri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/9/2025) malam. (Foto: Div Humas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus keliling memberi semangat anak buah. Kapolri mendatangi dua lokasi yang sebelumnya menjadi pusat unjuk rasa; Mako Brimob di Kwitang dan Gedung DPR. Tak hanya memberi arahan, Sigit makan nasi kotak bersama anak buahnya.

Usai menemani Presiden Prabowo Subianto menjenguk anggota Polri yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Sigit mampir ke Mako Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025) malam. Kedatangan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu, membuat suasana langsung riuh.

Ratusan personel Brimob bertepuk tangan, teriak yel-yel, lalu menyalami sang Kapolri. Sigit datang ditemani Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, Kapolda Metro Irjen Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim.

Diketahui, sejak Kamis (28/5/2025) malam, Mako Brimob di Kwitang, jadi sasaran pengunjuk rasa. Massa mengepung Mako Brimob sebagai protes atas wafatnya driver ojek online, Affan Kurniawan usai ditabrak mobil rantis yang dikemudikan 7 personel Brimob. 

Baca juga : Ketua Golkar Jambi Petahana Berpotensi Terpilih Aklamasi

Selama demonstrasi berlangsung, massa yang jumlahnya ratusan berkali-kali mencoba masuk markas Brimob. Bentrok antara petugas dengan peserta aksi pun tak bisa dihindari. Massa akhirnya bisa dibubarkan dan suasana kembali kondusif pada Minggu (31/8/2025) pagi.

“Saya bangga. Empat hari bertahan, markas tak jebol meski diserang rusuh,” ujar Sigit kepada personel Brimob.

Jenderal bintang 4 ini berpesan, agar personel tetap siaga menjaga markas. Penggunaan kekuatan, mulai dari ucapan verbal, penggunaan tongkat, gas air mata, peluru karet, hingga peluru tajam harus sesuai dengan aturan yang berlaku, bila situasi darurat mengancam keselamatan personel dan markas.

Adsense

“Pertahankan markas kalian dengan sebaik-baiknya. Haram hukumnya markas sampai jebol,” pesan mantan Kabareskrim Mabes Polri ini.

Baca juga : Respons NasDem Pasca Amuk Massa, Bentuk Tim Investigasi Usut Dugaan Makar

Sigit juga berpesan kepada anak buahnya untuk membedakan demonstran dan perusuh. Demonstran wajib dilindungi, sementara perusuh harus ditindak. “Jadi jangan ragu. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, terus semangat, Brigade!” pekiknya.

Usai dari Kwitang, Sigit menuju ke Gedung DPR, lokasi yang selama berhari-hari menjadi pusat demontrasi di Jakarta. Di sini, Sigit didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, dan petinggi Polri lainnya.

Ketiganya duduk di depan tangga menuju Gedung Kura-Kura DPR. Mereka duduk di atas bangku besi yang berjejer memanjang. Di hadapan mereka, terdapat 320 personel pengamanan yang terdiri dari 100 anggota TNI, 200 anggota Polri, dan 20 unsur pimpinan.

Layaknya di Kwitang, Sigit juga menyemangati para personel. “Saya tahu bagaimana perjuangan rekan-rekan menghadapi berbagai permasalahan, khususnya menjaga salah satu obyek vital nasional ini,” katanya.

Baca juga : Investor Diimbau Percaya Fakta, Bukan Isu Medsos

Dijelaskan Sigit, dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, setiap penyampaian pendapat di muka umum wajib diamankan sepanjang berlansungnya kegiatan, dengan tetap menghormati aturan dan hukum yang berlaku.

Undang-undang itu juga mengatur, mana kala ketentuan-ketentuan tersebut dilanggar, maka kewenangan kepolisian untuk mengingatkan. Apabila melanggar, Sigit menegaskan, Polri boleh membubarkan.

Namun, Sigit menekankan, seluruh personel harus memastikan penyampaian aspirasi berjalan dengan baik, tertib, dan sampai di DPR. Jika ada indikasi perusuh, tidak boleh dibiarkan. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense