RM.id Rakyat Merdeka - Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam proses deeskalasi atau menurunkan tensi amuk massa yang terjadi sepanjang 25-31 Agustus 2025 di Jakarta dan sejumlah daerah di Tanah Air mendapat pujian Partai Golkar. Presiden dinilai tegas sekaligus berpihak pada kebenaran.
“Langkah Presiden (dalam proses deeskalasi atau menurunkan amuk massa) menunjukkan ketegasan sekaligus keberpihakan pada kebenaran,” kata Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (5/9/2025).
Bahlil membeberkan, kelebihan Presiden Prabowo dalam meredam situasi. Di antaranya dengan sikap merangkul tokoh-tokoh agama, politik, kampus dan masyarakat.
"Ini menandakan kepemimpinan yang mengutamakan musyawarah," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.
Baca juga : Pemerintah Ingin Ekonomi Tumbuh Dan Berdaya Saing
Bahlil mengklaim, turut memantau dan mendorong upaya perdamaian atas demonstrasi yang dibayang-bayangi amuk massa. Bahkan, dia mengaku langsung memimpin rapat DPP Partai Golkar di Jakarta pada Rabu (3/9/2025).
"Partai Golkar secara khusus membahas situasi kekinian bangsa. Kami sepakat langkah Presiden Prabowo dalam deeskalasi aksi demonstrasi yang dalam beberapa hari terakhir menjalar ke sejumlah daerah dan berujung ricuh," jelasnya.
Sikap Presiden Prabowo, kata Bahlil, membuktikan bahwa negara hadir, bukan hanya dengan pendekatan keamanan, tetapi juga melalui dialog dengan seluruh elemen bangsa, menghargai dan memperhatikan aspirasi rakyat yang berkembang secara objektif.
“Jadi, apa yang dilakukan Presiden bukan sekadar memadamkan api, tapi juga mendinginkan suasana, sekaligus meletakkan nilai kebersamaan dan kekitaan dalam menatap masa depan Indonesia yang lebih baik,” semangatnya.
Baca juga : Sektor Keuangan Tumbuh Positif, Maraknya Demo Tidak Ganggu Perekonomian
Senada disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Idrus Marham. Dia mengatakan, sikap Presiden yang mencoba mengedepankan persatuan nasional dan kepentingan bangsa.
“Yang dilakukan Presiden Prabowo adalah jalan yang benar. Beliau tidak hanya tegas, tetapi juga adil dan memperhatikan aspirasi rakyat," kata Idrus.
Idurs mencatat, sejak awal terpilih, Presiden Prabowo selalu mengingatkan bahwa negara ini harus dijaga dan dirawat bersama. Kata dia, Presiden juga meningatkan bahwa bangsa ini berada di satu rumah besar bernama Indonesia.
"Langkah Presiden yang mengundang 16 ormas Islam untuk berdialog di kediamannya di Hambalang, Sabtu (30/8/2025) sore, sangat tepat," kata mantan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai Golkar ini.
Baca juga : Ekonomi Rakyat Dan PKL Hidup, Tapi Harus Tertib
Selain itu, sambung Idrus, langkah Presiden memerintahkan Polri memproses aparat yang diduga bersalah merupakan cerminan keberanian menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Sikap Presiden Prabowo tersebut, kata dia, tegas ke dalam dan keluar, tegas ke atas dan ke bawah.
“Ini yang kita butuhkan, seorang pemimpin yang adil. Kalau rakyat salah, diproses. Kalau aparat salah, juga harus diproses. Tidak ada yang kebal hukum. Itulah wujud negara hukum,” pungkas Idrus. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.