BREAKING NEWS
 

Serap Aspirasi Rakyat, GP Ansor Dirikan 80 Posko

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 7 September 2025 16:09 WIB
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan 80 posko di sejumlah daerah untuk menyerap aspirasi dan membantu persoalan rakyat.

Hal ini untuk menindaklanjuti pertemuan antara tokoh pemuda lintas iman dengan Presiden Prabowo Subianto beberapa hari lalu.

"Kita meneruskan apa yang menjadi arahan Presiden pertemuan kemarin. Beliau sangat terbuka dengan aspirasi yang disampaikan masyarakat sekaligus melakukan langkah-langkah responsif strategis," kata Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin kepada RM.id di Jakarta, Minggu (7/9/2015).

Baca juga : Pemerintah-Rakyat Harus Terus Dialog

Dikatakan Addin, pendirian posko sebagai respons terhadap sejumlah gelombang protes dan aksi demonstrasi akhir Agustus lalu. Dia melihat, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi sehingga aksi penyampaian pendapat di beberapa lokasi berujung kericuhan, bahkan korban jiwa.

Adsense

"Kami mendukung aspirasi masyarakat. Kami juga ikut mengawal dan menyampaikannya dengan baik. Tapi bagi provokator yang ingin menghasut, memecah belah, kami tidak akan diam. Tidak ada ruang bagi provokator," ingat Addin.

Diungkapkan Addin, di tengah beragam problem rakyat, seperti kesulitan ekonomi, mestinta seluruh elemen bangsa bersama-sama mencari jalan keluar.

Baca juga : CICSR: Aspirasi Damai Dilindungi, Anarkis Harus Ditindak Tegas

GP Ansor mengajak masyarakat menunjukkan bahwa semua adalah anak bangsa yang bisa keluar dari beragam persoalan dengan gotong royong dan bahu membahu.

"Tolong sekali jangan rusak fasilitas umum, jaga aset ekonomi," pesannya.

Addin juga meminta kepada para elite dan pejabat publik berhati-hati dengan setiap kebijakan, tindakan, dan ucapanya.

Baca juga : INSA Dorong Aspirasi Damai, Pastikan Aktivitas Ekonomi Dan Logistik Lancar

"Jangan menunjukkan sikap nirempati, arogan, dan tidak sensitif terhadap kondisi rakyat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense