BREAKING NEWS
 

Prabowo: Pemerintah Komit Bangun Ekonomi Rakyat, Perumahan & Pendidikan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 29 September 2025 16:58 WIB
Presiden Prabowo menutup Munas VI PKS 2025 di Jakarta Senin (29/9/2025). Foto Prabowo: Biro Pers Istana

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat lewat berbagai program strategis di bidang koperasi, perumahan, perikanan, pertanian, hingga pendidikan. 

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2025 di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Prabowo menyebut Pemerintah membentuk Koperasi Desa Merah Putih di 80 ribu desa dan kelurahan. Seluruh penduduk desa otomatis menjadi anggota koperasi. 

Skema ini diyakini bisa mempercepat distribusi barang, menyerap produksi rakyat, dan menghadirkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dorong Pengetahuan Kebencanaan Hadapi Dampak Perubahan Iklim

"Dia akan dapat barang-barang dengan harga semurah mungkin. Kita percepat mata rantai distribusi, semua produksi rakyat bisa kita serap," kata Prabowo.

Di sektor perumahan, Pemerintah meningkatkan kuota dan fasilitas pembiayaan hingga 350 ribu penerima. 

Adsense

"Kita akan membangun ratusan ribu rumah. Memang ini tidak bisa seketika, tapi dalam waktu dekat akan kita buktikan. Tanah-tanah negara yang belum dimanfaatkan maksimal, kita peruntukkan bagi perumahan rakyat," tegas Presiden.

Pemerintah juga mengembangkan kawasan pesisir lewat program desa nelayan. Saat ini 100 desa nelayan sudah berjalan dan ditargetkan bertambah menjadi 2.000 tahun depan. Fasilitas yang disiapkan meliputi pabrik es, dermaga, hingga cold storage. 

Baca juga : Pemerintah Pastikan Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Berjalan Lancar

Di Papua, program ini terbukti meningkatkan penghasilan nelayan 60–100 persen. 

“Kita juga akan bangun 20 ribu hektare tambak di Pantura Jawa Barat. Ini akan membuka 130 ribu lapangan kerja,” ujar Prabowo.

Di bidang pertanian, Presiden menyinggung pencetakan sawah baru seluas 480 ribu hektare, di mana 280 ribu hektare sudah rampung. Produksi beras Indonesia, menurutnya, kini mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Untuk menopang distribusi, Pemerintah mengalokasikan pembangunan 100 gudang modern baru untuk Bulog, masing-masing berdiri di atas lahan sekitar 5 hektare.

Sementara di sektor pendidikan, Prabowo menekankan peningkatan kesejahteraan guru. Tunjangan guru non-ASN kini ditransfer langsung ke rekening penerima tanpa potongan. 

Baca juga : Cak Imin: Pemerintah Serius Evaluasi MBG Untuk Maksimalkan Manfaat

Pemerintah juga membangun 20 Sekolah Unggul Garuda, 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi, 6 SMA Taruna Nusantara, serta merencanakan 20 politeknik di daerah tertinggal. Hingga kini, sekolah rakyat sudah berdiri di 165 titik dan ditargetkan mencapai 500 titik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense