RM.id Rakyat Merdeka - Mayoritas Anggota DPR periode 2024-2029 ternyata lebih banyak ‘orang tua’. Padahal, pemilihnya kebanyakan kaum muda alias Generasi Milenial dan Gen Z.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, terjadi kemerosotan jumlah keterwakilan anak muda di parlemen. Dia mengungkapkan, data Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Anggota DPR berusia di bawah 40 tahun hanya 15 persen pada Pemilu 2024 atau terendah sejak 1999.
“Kondisi ini berbanding terbalik dengan demografi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 53,81 persen atau lebih dari separuh penduduk Indonesia merupakan generasi milenial dan Gen Z,” kata Ferry di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Idealnya, kata Ferry, kaum muda memiliki cukup banyak keterwakilan di parlemen. Sebagai mayoritas pemilih, kata dia, potensi besar tersebut perlu dimaksimalkan dengan mendorong lahirnya demokrasi yang lebih representatif, inklusif dan memberi ruang bagi generasi muda.
Baca juga : Merger Garuda-Pelita Air Bisa Sehatkan BUMN Penerbangan
“Demokrasi harus betul-betul inklusif dan terbuka,” kata mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini.
Generasi muda, kata Ferry, harus ikut terlibat secara aktif dalam partai politik. Dia mengatakan, anak-anak muda mempunyai integritas yang terjaga, pemikiran yang genuine dan punya aktivitas-aktivitas yang bisa diandalkan untuk membangun bangsa.
Ferry mengatakan, genergi generasi muda menjadi kunci penting dalam memperkuat demokrasi Indonesia. Keterlibatan kaum muda dalam politik, kata dia, berdampak baik untuk partai politik dam masyarakat.
“Partai Perindo tidak hanya meraih teman-teman yang usianya relatif lebih senior, tapi kita juga meraih banyak anak-anak muda yang memang potensial untuk ikut terlibat dalam aktivitas partai,” katanya.
Baca juga : Airlangga Gaspol Ekonomi Bisa Tumbuh 5,2 Persen
Bahkan, kata Ferry, Perindo berupaya merekrut anak-anak muda dalam kepengurusan pusat dan daerah. Salah satunya, kata dia, tercermin dalam penunjukan Amandus Pigai, 33 tahun, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Papua Tengah.
“Kami sangat terbuka sekali untuk merekrut anak-anak muda potensial. Ini sejalan dengan Ketua Umum kami, Angela Tanoesoedibjo, yang notabene adalah perempuan dan muda,” katanya.
Tak hanya fokus pada anak muda, kata Ferry, Perindo juga memberi ruang lebih besar bagi perempuan. Bukan sekadar memenuhi kuota 30 persen, melainkan mendorong perempuan benar-benar aktif di struktur kepemimpinan.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Perindo Kota Bandung, Fetty Ernestyn berjanji akan memberdayakan perempuan sesuai potensinya masing-masing. “Ada yang peduli pendidikan anak, ada yang kuat di bisnis perempuan, semua bisa diarahkan agar berkontribusi,” ujarnya.
Baca juga : Dukung Peringatan HUT TNI 5 Oktober, Tarif Angkutan Umum Di Jakarta Cuma Rp 80
Di tingkat nasional, berdasarkan data CSIS, keterwakilan perempuan di DPR meningkat menjadi 21 persen atau 137 orang pada Pemilu 2024. Namun, lebih dari sepertiga (58 orang) masih terasosiasi dengan dinasti politik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.