Dark/Light Mode

Tekad Pemerintah Jelang Akhir Tahun

Airlangga Gaspol Ekonomi Bisa Tumbuh 5,2 Persen

Jumat, 3 Oktober 2025 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/rm.id)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dapat mencapai 5,2 persen. Optimisme itu didukung sejumlah program akselerasi yang difokuskan pada kuartal IV-2025.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah percepatan dilakukan melalui realisasi belanja kementerian dan lembaga, penyaluran stimulus tambahan, serta penguatan konsumsi masyarakat melalui program strategis. 

“Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan daya beli masyarakat dan optimalisasi program prioritas,” kata Airlangga, usai Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Kuartal IV Tahun 2025 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (1/10/2025). 

Baca juga : Dukung Peringatan HUT TNI 5 Oktober, Tarif Angkutan Umum Di Jakarta Cuma Rp 80

Menurut Airlangga, kondisi ekonomi nasional masih berada pada jalur positif. Hal itu tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang masih dalam fase ekspansi di angka 50,4, serta kinerja ekspor yang mencatatkan surplus 5,49 miliar dolar AS atau setara Rp 89,9 triliun. 

Menurutnya, Pemerintah menyiapkan stimulus tambahan untuk memperluas perlindungan sosial. 

“Penebalan stimulus dilakukan di kuartal IV. Arahan Presiden Prabowo Subianto, stimulus tambahan itu sampai dengan desil keempat atau menjangkau lebih dari 30 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ujarnya. 

Baca juga : KPK Tetapkan Stafsus Mensos Tersangka Penyaluran Bansos

Sejumlah agenda belanja nasional juga diproyeksikan menjadi penopang konsumsi akhir tahun. Ada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 10–16 Desember 2025 yang diproyeksikan menghasilkan transaksi hingga Rp 35 triliun, ada Hari Belanja Diskon Indonesia, serta Epic Sale pada akhir Desember 2025. 

Untuk memperkuat daya beli dan mobilitas masyarakat, Pemerintah menyiapkan stimulus sektor transportasi. Berupa diskon tarif kereta api 30 persen bagi 1,5 juta penumpang periode 22 Desember 2025–10 Januari 2026, diskon 20 persen tarif dasar angkutan laut PT Pelni bagi 405 ribu penumpang. Serta potongan biaya jasa pelabuhan untuk penyeberangan PT ASDP yang ditujukan kepada 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan pada periode yang sama. 

Di sektor udara, insentif diberikan melalui skema Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP), diskon fuel surcharge, serta penurunan harga avtur. 

Baca juga : Digasak PSG Di Liga Champions, Barca Kalah Level

“Dengan kebijakan tersebut, masyarakat diperkirakan dapat menikmati penurunan harga tiket sebesar 12 hingga 14 persen,” ujar Airlangga. 

Fasilitas itu berlaku untuk periode pembelian tiket 22 Oktober 2025–10 Januari 2026 dan periode penerbangan 22 Desember 2025–10 Januari 2026. 

“Kemudian, ada dukungan event wisata dan paket yang di­-bundling dengan wisata kuliner dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” pungkasnya. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.