Sebelumnya
Kendati demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan MBG. Misalnya terkait penyerapan anggaran. Sebanyak Rp 70 triliun anggaran MBG tak terserap. Badan Gizi Nasional (BGN) pun mengembalikan duit ini kepada negara.
Kepala BGN Dadan Hindayana bilang, anggaran Rp 70 triliun ini kemungkinan tak dapat terserap tahun ini. Hal itu diungkap Dadan saat konsolidasi regional peningkatan tata kelola MGB di wilayah Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten, dikutip dari situs resmi BGN, Selasa (14/10/2025).
Dadan mengatakan, anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur merupakan kunci pelaksanaan MBG. Pemerintah melalui BGN, sudah menyiapkan anggaran dalam jumlah besar. Tahun ini, BGN menerima alokasi anggaran Rp 71 triliun plus dana siaga berjumlah Rp 100 triliun.
Baca juga : Indonesia Tak Boleh Lengah
“Dari total tersebut, Rp 99 triliun berhasil terserap, sementara Rp 70 triliun dikembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” ungkap Dadan.
Dirincikan Dadan, penyerapan anggaran program MBG baru mencapai Rp 26,25 triliun pada pekan kedua Oktober. Angka itu setara dengan 36,97 peren dari total anggaran sebesar Rp 71 triliun. Kemudian untuk komponen Bantuan Pemerintah (Banper) MBG, serapannya telah mencapai Rp 25,99 triliun atau sekitar 45 persen dari pagu Rp 51,2 triliun.
“Setiap satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdiri, artinya ada Rp 1 miliar per bulan yang terserap,” ujar Dadan.
Baca juga : Bahlil: Untuk Kesejahteraan Rakyat Dan Tak Digasak Habis
Target pembangunan 30 ribu unit SPPG, butuh dana sekitar Rp 60 triliun. Meski dana ada, tapi proses pembangunan melalui mekanisme tender Pemerintah, kerap terkendala.
Dia menyebut, dari Rp 6 triliun yang dialokasikan untuk bikin 1.542 SPPG tahun ini saja, hingga Agustus belum satu pun terealisasi. Sebaliknya, ada 11.504 SPPG aktif di seluruh Indonesia yang 100 persen merupakan kolaborasi mitra.
“Kehadiran para mitra adalah kontribusi terbesar dalam program ini,” puji Dadan.
Baca juga : Idrus Launching Tiga Buku, Ada Benang Kuning Antara Prabowo Dan Partai Golkar
Dikatakan Dadan, dukungan dana dari Pemerintah, akan meningkat tahun depan. BGN bakal menerima Rp 268 triliun. Selain itu, Pemerintah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 67 triliun. Totalnya, dukungan APBN untuk MBG mencapai Rp 335 triliun di tahun 2026.
Hitungan Dadan, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, setiap hari BGN akan menyerap dana sekitar Rp 1,2 triliun.
Ia meyakini, pelaksanaan MBG ke depan bakal lebih baik. Sebab, selain dana, dukungan SDM semakin optimal. Dipastikan, tenaga pengelola MBG merupakan SDM terlatih lulusan perguruan tinggi. Misalnya Sarjana Penggerak Pemuda Indonesia (SPPI) yang memimpin SPPG di seluruh Indonesia. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.