BREAKING NEWS
 

SPPG Polri Terapkan Standar Food Safety Untuk Program MBG

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 24 Oktober 2025 14:40 WIB
Foto: Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan seluruh proses penyediaan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan higienis.

Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG Polri), Polri menerapkan standar keamanan pangan (food safety) ketat mulai dari penyediaan bahan baku hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang mengatakan, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terukur dan disiplin menjadi pedoman utama bagi seluruh personel dan relawan di dapur SPPG Polri.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah, Polri membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang menerapkan SOP baku dari hulu ke hilir—mulai dari penyediaan bahan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan bergizi kepada penerima manfaat,” ujar Danang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurut Danang, seluruh proses di SPPG Polri dilakukan sesuai standar nasional keamanan pangan. Kegiatan operasional dimulai dengan penerapan disiplin kebersihan bagi personel dan relawan, seperti penggunaan alat pelindung diri, cuci tangan, dan sterilisasi area kerja.

Baca juga : Persib Taklukkan Selangor FC, Bojan Hodak: Kami Layak Menang

Tahapan selanjutnya adalah penerimaan bahan baku, yang diperiksa langsung oleh petugas Quality Control dan ahli gizi Polri untuk memastikan kualitas, kesegaran, dan suhu penyimpanan. Bahan yang tidak memenuhi standar langsung dipisahkan dan dilaporkan.

“Bahan yang lolos disimpan sesuai kategorinya, baik di gudang pendingin, kering, maupun basah sebelum diproses lebih lanjut,” kata Danang.

Dalam proses pengolahan, bahan nabati dan hewani dipisahkan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Semua peralatan masak juga dipastikan dalam kondisi bersih dan steril. Makanan diolah dengan suhu minimal 74 derajat Celsius agar matang sempurna dan aman dikonsumsi, serta disajikan maksimal empat jam sebelum waktu makan untuk menjaga kandungan gizi dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Adsense

Sebelum disajikan, makanan diuji secara organoleptik oleh ahli gizi Polri guna menilai warna, aroma, rasa, dan tekstur, memastikan kualitas dan cita rasa tetap konsisten.

Untuk menjamin keamanan pangan, SPPG Polri menerapkan standar food safety yang diawasi langsung oleh Pusdokkes Polri. Setiap menu diuji melalui rapid test pangan untuk mendeteksi kandungan nitrit, sianida, arsen, dan formalin. Selain itu, dilakukan uji mikrobiologi dan kimia untuk memastikan tidak ada cemaran bakteri seperti E. coli dan Salmonella.

Baca juga : 112 SPPG Ditutup, BGN Tegaskan Standar SOP Harus Ditegakkan

“Dari setiap menu, diambil sampel 100 gram, dilabeli, dan disimpan selama 24 jam sebagai arsip keamanan pangan Polri,” jelasnya.

Makanan kemudian dikemas menggunakan wadah food grade kedap udara dan dimuat ke kendaraan logistik tertutup milik Polri. Setibanya di lokasi, makanan diserahkan melalui Berita Acara Serah Terima (BAST) agar distribusi tercatat dan tepat sasaran.

Selain menjaga keamanan pangan, SPPG Polri juga menerapkan prinsip ramah lingkungan. Seluruh sisa makanan dan peralatan makan dikelola melalui proses sterilisasi berlapis menggunakan air panas, sabun food grade, disinfektan aman pangan, dan oven suhu tinggi.

Limbah organik dan cair diolah menggunakan sistem bio tank modern untuk mengurangi pencemaran dan menjaga kebersihan lingkungan dapur.

Usai distribusi, Polri juga melakukan evaluasi pasca konsumsi dengan menanyakan kondisi makanan dan tingkat kepuasan penerima manfaat. “Masukan dari lapangan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan agar pelayanan gizi Polri semakin baik dan tepat sasaran,” ujar Danang.

Baca juga : Pertamina Terapkan Standardisasi Global Perkuat Tata Kelola

Polri kini juga tengah mengajukan Sertifikat Higienist Nasional bagi seluruh satuan pelayanan gizi sebagai bentuk komitmen terhadap standar tertinggi dalam keamanan pangan, higiene personel, sanitasi dapur, dan pengendalian limbah.

“Implementasi SOP ini mencerminkan profesionalisme, kepedulian, dan pengabdian sejati Polri kepada masyarakat,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense