BREAKING NEWS
 

Menteri PKP Targetkan BSPS Di Bogor Naik Dua Kali Lipat

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 4 November 2025 08:51 WIB
Menteri PKP Maruarar meninjau pelaksanaan program BSPS di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025). Dok PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan peningkatan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Bogor menjadi dua kali lipat tahun depan.

Hal itu disampaikan Maruarar saat meninjau pelaksanaan program BSPS di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025). 

Ara datang didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto, Anggota Komisi V DPR, Marlyn Maisarah, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara.

Menurut Maruarar, Kabupaten Bogor menerima alokasi BSPS terbesar di Indonesia karena memiliki jumlah penduduk yang sangat besar.

Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, Inclusion Tingkatkan Produksi Hingga 3 Kali Lipat

"Rumah rakyat tidak layak huni yang diperbaiki oleh negara adalah bentuk pengamalan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," ujar Maruarar.

Tahun 2025, program BSPS secara nasional mengalokasikan 45 ribu unit dengan anggaran Rp800 miliar.

Tahun 2026, Pemerintah menargetkan peningkatan signifikan menjadi 400 ribu unit dengan total anggaran Rp8,89 triliun dari total anggaran PKP sebesar Rp10 triliun.

Adsense

"Di Kabupaten Bogor, alokasi BSPS tahun 2025 mencapai 1.351 unit. Saya targetkan naik dua kali lipat tahun depan. Usulan yang disampaikan sudah tepat sasaran, dan kebutuhan di Bogor memang besar," tegas Ara.

Baca juga : Menteri PKP Libatkan UI Untuk Perkuat Program Perumahan Rakyat

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi dukungan Kementerian PKP atas program perbaikan rumah tidak layak huni di daerahnya. 

Sementara Anggota Komisi V DPR Marlyn menegaskan komitmennya memperjuangkan peningkatan anggaran BSPS di tahun-tahun mendatang.

Salah satu penerima bantuan, Pak Acu, warga Desa Cijayanti, mengaku sangat bersyukur rumahnya kini lebih layak huni. 

"Alhamdulillah, senang banget sudah ada yang bantu. Terima kasih buat pemerintah, terima kasih buat Pak Prabowo," ujarnya.

Baca juga : Menkop Ferry Pastikan Program Di Luar Kopdes Merah Putih Tetap Berjalan

Kementerian PKP melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II terus memperkuat pelaksanaan BSPS di Jawa Barat.

Pada Tahun Anggaran 2025, total alokasi BSPS di Provinsi ini mencapai 6.374 unit rumah, terdiri dari 4.710 unit perdesaan, 1.279 unit perkotaan, dan 385 unit pesisir.

Program ini tersebar di berbagai daerah, antara lain Kabupaten Karawang (834 unit), Kabupaten Bogor (1.351 unit), Kota Bogor (188 unit), dan Kabupaten Garut (535 unit), serta sejumlah wilayah lain seperti Bandung Barat, Ciamis, Sukabumi, Purwakarta, dan Majalengka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense