BREAKING NEWS
 

Prabowo Lantik Komisi Percepatan Reformasi Polri

Jimly Ketua, Kapolri Dan 3 Mantan Kapolri Anggota

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 8 November 2025 07:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) memberikan arahan perdana kepada Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025). (Foto: Setpres)

 Sebelumnya 
Sementara itu, Jimly mengatakan, Prabowo akan memantau kinerja komisi secara berkala. “Hasil kerja kami akan dilaporkan kepada Presiden untuk diambil keputusan,” katanya. 

Jimly mengungkapkan, rapat pertama komisi dijadwalkan berlangsung Senin depan (10/11/2025) pukul 13.00 WIB di Markas Besar Polri, Jakarta. Dia berharap, komisi dapat segera bekerja meski tanpa batas waktu khusus dari Prabowo. 

“Minimal tiga bulan sudah ada laporan awal, walaupun bisa berkembang sesuai kebutuhan,” ujarnya. 

Baca juga : Bijak Pakai AI, Bangun Kepercayaan Publik

Jimly juga menyebut Prabowo menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, tidak hanya terhadap Polri, tetapi juga lembaga lain pascareformasi. “Sesuai aspirasi masyarakat, terutama sejak Agustus lalu, termasuk dari tokoh Gerakan Nurani Bangsa yang mengusulkan pembentukan tim ini,” ungkapnya. 

Ia menegaskan, tim akan bekerja secara terbuka dan inklusif dengan melibatkan berbagai pihak. “Tentu bukan hanya hasil yang penting, tapi juga proses bagaimana rekomendasi kebijakan itu diperoleh,” katanya. 

Jimly menjelaskan, komisi ini berbeda dengan tim reformasi internal Polri yang dibentuk Kapolri. Jika tim internal fokus pada perbaikan manajemen di dalam, maka komisi akan menyentuh hal yang lebih luas, termasuk kemungkinan perubahan undang-undang dan sistem yang perlu diperbaiki. 

Baca juga : Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional Tokoh Bangsa Kompak Beri Dukungan

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro menilai pembentukan Komisi Reformasi Polri merupakan langkah positif yang menunjukkan kepedulian Prabowo terhadap aspirasi publik. “Prabowo memiliki concern terhadap perbaikan Polri di masa mendatang, baik secara struktural maupun kultural,” ujarnya. 

Menurut Bawono, pembentukan komisi ini diharapkan dapat mengubah paradigma aparat terhadap peran dan fungsi kepolisian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Sementara, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai keterlibatan Mahfud MD dalam komisi ini merupakan bukti objektivitas dan keseriusan Prabowo dalam mempercepat agenda reformasi kepolisian. Menurut Agung, langkah Presiden menunjuk Mahfud—yang merupakan mantan rival politik pada Pilpres 2024—menunjukkan Prabowo menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense