BREAKING NEWS
 

Ditetapkan Sebagai Pahlawan, KSPSI & Keluarga Besar Marsinah Gelar Doa Bersama

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 19 November 2025 07:44 WIB
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea bersama keluarga Pahlawan Nasional Marsinah menggelar doa bersama dan tasyakuran untuk mengenang perjuangan Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (18/11/2025). (Foto: Dok. KSPSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea bersama keluarga Pahlawan Nasional Marsinah menggelar doa bersama dan tasyakuran untuk mengenang perjuangan Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dan buruh yang memadati rumah keluarga besar almarhumah. Hadir juga mendampingi Andi Gani, jajaran DPP KSPSI yaitu, Wakil Presiden KSPSI Roy Jinto Ferianto, Ahmad Supriadi, Idris Palar, Fredi Sembiring, Toni Pangaribuan, dan Mansyur.

Sebelum tasyakuran, peserta melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Marsinah yang juga dihadiri ratusan buruh, warga Desa Nglundo, serta keluarga besar Marsinah.

Baca juga : Rayakan Hari Pahlawan, Desabumi Berdayakan Warga Sukobubuk Dengan Energi Bersih

Marsini, kakak kandung Marsinah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kedekatan yang selama ini terjalin antara keluarga mereka dan KSPSI.

Ia juga mengungkapkan keinginan keluarga besar untuk membangun Museum Marsinah serta rumah singgah bagi para peziarah yang datang setiap tahun.

Adsense

"Kami berharap ada tempat yang layak untuk mengenang perjuangan adik kami. Museum dan rumah singgah ini bisa menjadi ruang edukasi bagi generasi muda," kata Marsini.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, PLN EPI Luncurkan Marketplace Biomassa

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyatakan dukungan penuh terhadap rencana keluarga besar Marsinah tersebut. Andi Gani menegaskan, pengorbanan Marsinah merupakan inspirasi yang tak pernah pudar bagi gerakan buruh Indonesia.

"Marsinah adalah simbol keberanian dan martir perjuangan hak-hak buruh. KSPSI akan mendukung penuh upaya keluarga untuk mendirikan museum dan rumah singgah, sebagai pengingat bahwa perjuangan buruh tidak boleh berhenti," ujar Andi Gani.

Penasihat Kapolri ini menambahkan, generasi muda perlu mengetahui kisah Marsinah, agar semangat keberaniannya tetap hidup dan menjadi teladan dalam memperjuangkan keadilan di tempat kerja.

Baca juga : Gus Dur Dan Marsinah Jadi Nama Gedung Di Kemenham

Untuk diketahui, Marsinah resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada Senin (10/11/2025).

Ia merupakan anggota KSPSI di PT Catur Putra Surya dan dikenal gigih memperjuangkan hak-hak buruh perusahaan tersebut yang saat itu diperlakukan tidak adil.

Marsinah meninggal pada 8 Mei 1993, setelah sebelumnya menghilang pada 5 Mei 1993, akibat penganiayaan berat. Marsinah ditemukan tewas di daerah hutan Wilangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense