BREAKING NEWS
 

Hanya Cantumkan Nama Gubernur

Desain Medali GHM 2025 Disorot Golkar Gorontalo

Reporter : OSPI DARMA
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Jumat, 21 November 2025 06:45 WIB
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun. (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Desain medali Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 memicu polemik karena hanya mencantumkan nama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, sementara Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah, tidak ikut disematkan pada medali tersebut.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun menilai hal itu hanya masalah kecil, tapi bisa berdampak sangat besar bagi keberlangsungan koalisi pemerintahan ke depan. 

Ghalieb menuding Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, sebagai pemicu polemik tersebut. 

Ghalieb menilai, Danial tak mempedulikan semiotika politik, utamanya soal tanda dan makna yang digunakan dalam menyampaikan pesan dan bentuk komunikasi politik. 

Baca juga : Saran Kader Gerindra, Koperasi Merah Putih Disesuaikan Kondisi Desa

“Pencantuman nama tunggal di medali mengirimkan pesan buruk, gubernur seolah tidak menghargai wakilnya,” kata Ghalieb kepada wartawan di Gorontalo, Kamis (20/11/2025). 

Kendati demikian, Ghalieb memastikan hubungan Gubernur dan Wagub tetap harmonis. “Sejak awal, kami sepakat, Gusnar dan Idah adalah satu kesatuan kolektif, bukan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Adsense

Dia mengingatkan, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat, telah menyatukan hati untuk mengusung, memenangkan, dan mendukung pasangan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie, sebagai Gubernur dan Wagub Gorontalo periode 2024-2029. 

Insya Allah hingga lima tahun kepemimpinan, kami sepakat Gusnar-Idah adalah kesatuan kolektif, tidak sendiri-sendiri,” imbuhnya. 

Baca juga : Bangun Gudang Di Wilayah 3T, Bulog Siap Amankan Kualitas Stok Beras

Terpisah, Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim memberikan klarifikasi terkait pencantuman nama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, pada medali GHM 2025. 

Dia menjelaskan, penulisan nama kepala daerah pada medali, piagam, dan penghargaan resmi merupakan praktik standar dalam kegiatan Pemerintah Daerah. 

Menurut Danial, hal itu berfungsi sebagai bentuk legitimasi event, bukan personal branding. “Penulisan nama Gubernur Gorontalo pada medali GHM 2025, bertujuan untuk memberi identitas resmi, penegasan legitimasi Pemerintah Daerah, serta penghormatan institusional kepada pemimpin daerah yang bertanggung jawab atas kebijakan penyelenggaraan kegiatan,” imbuhnya. 

Dia menambahkan, GHM 2025 merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke25 Provinsi Gorontalo. Sebab itu, pencantuman identitas daerah, termasuk nama gubernur, merupakan hal wajar dan sesuai dengan praktik penyelenggaraan event pemerintahan. “Panitia memastikan, medali ini menjadi simbol kebanggaan bagi seluruh finisher

Baca juga : Pemerintah Tingkatkan SDM Unggul Dan Hilirisasi

Panitia menghargai perhatian dan masukan publik terkait desain medali, dan akan menjadikan hal itu sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan,” terangnya. 

Saat ini, sambung Danial, seluruh medali telah selesai diproduksi dan siap dibagikan kepada para peserta yang menyelesaikan lomba, pada 7 Desember 2025 nanti. “Medali ini bukan hanya simbol finish, tapi juga simbol kebanggaan Gorontalo,” tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense