RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal segera mengumumkan para tersangka (TSK) kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, KPK telah meminta keterangan dari sejumlah pihak dalam tahap penyelidikan, termasuk mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
“Kita tunggu proses lengkapnya untuk naik ke penyidikan. Nantinya kami tentu akan sampaikan konstruksi perkara, sekaligus pihak-pihak yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum,” ujar Budi saat dihubungi, Minggu (23/11/2025) malam.
Sebelumnya, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Brigjen Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, beberapa calon tersangka dalam kasus ini sama dengan tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).
Baca juga : Liverpool Hancur Lebur
“Yang sama itu NM, kemudian stafsusnya, JT. Ada juga yang berbeda, tetapi secara keseluruhan sama,” ujar Asep, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).
Jenderal polisi bintang satu ini menyebut, perkara ini akan dilimpahkan ke Kejagung jika sudah naik ke penyidikan.
Hal ini dilakukan lantaran kasus Google Cloud beririsan dengan perkara Chromebook yang sudah ditangani Korps Adhyaksa tersebut.
“Tentu yang diserahkan adalah keterangan serta dokumen yang kami miliki selama penyelidikan,” jelasnya.
Baca juga : Bangun Pusat Latihan Olahraga Terbesar Di ASEAN, Erick Thohir All Out
Ketua KPK Setyo Budiyanto juga menyampaikan, penanganan kasus Google Cloud akan diserahkan kepada Kejagung.
“Pihak yang bakal diminta pertanggungjawaban pidananya pun sama dengan kasus Chromebook,” ujarnya di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).
Penanganan kasus Google Cloud di KPK masih berada di tahap penyelidikan, sementara kasus Chromebook di Kejagung, sudah naik ke penyidikan. Praktik korupsi keduanya samasama terjadi pada masa pandemi Covid-19.
Sementara itu, penasihat hukum Nadiem, Dodi S. Abdulkadir menegaskan, kliennya tidak terlibat dalam perkara Google Cloud.
Baca juga : Prediksi Ekonomi 2026 Tumbuh 6 Persen, Purbaya Pertaruhkan Jabatan
Dia menegaskan, pengadaan Google Cloud merupakan ranah pelaksana operasional di Kemendikbudristek, yaitu Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.