BREAKING NEWS
 

Tolak Mundur Dari Ketum PBNU, Gus Yahya Melawan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : SISWANTO
Senin, 24 November 2025 07:40 WIB
Ketum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat koordinasi dengan sejumlah Pimpinan Wilayah NU (PWNU) di Surabaya, Minggu (23/ 11/ 2025) dini hari. (Foto: Instagram/yahyacholilstaquf)

 Sebelumnya 
Pertama, mengundang narasumber jaringan zionisme internasional—Peter Berkowitz—dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU). Kedua, memberikan “karpet merah” kepada pihak yang dinilai bertentangan dengan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah serta Muqaddimah Qanun Asasi NU. Ketiga, dugaan tata kelola keuangan yang dinilai mengandung persoalan syariat dan bisa membahayakan badan hukum NU. 

“Dengan mempertimbangkan poin 1, 2, dan 3, rapat harian Syuriah menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam,” begitu salah satu kesimpulan rapat. 

Hasil musyawarah tiga pimpinan Syuriah itu jelas: Gus Yahya diminta mengundurkan diri dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima. Bila tidak, Syuriah akan memberhentikannya dari jabatan Ketum PBNU. 

Baca juga : Setahun, Program Prioritas Pemerintah Habiskan 611 T

Gus Yahya sendiri tak tinggal diam dan melakukan perlawanan. Pertama, Gus Yahya mengumpulkan seluruh PWNU se-Indonesia di Surabaya pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. 

Kedua, ia menggelar Silaturahmi Alim Ulama di Gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya, Minggu (23/11/2025) malam. Dalam undangan bernomor 4773/PB.23/B.I.01.08/99/11/2025 itu memuat 76 nama tokoh sepuh, ulama kharismatik, dan intelektual NU. Namun, Rais Aam Kiai Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tidak masuk daftar undangan. 

Sementara itu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merespons geger di PBNU. Cak Imin meminta semua pihak menunggu proses di internal PBNU. Cak Imin berharap, keputusan yang diambil adalah terbaik untuk PBNU. 

Baca juga : Gempur Gaza, Tewaskan 21 Orang, Israel Kumat Lagi

“Kita tunggu saja, biarkan proses internal mereka berlangsung,” ujar Cak Imin. 

Sebelumnya, Gus Ipul juga ikut berkomentar soal gonjang-ganjing di tubuh PBNU. Sekjen PBNU itu meminta semua pengurus NU dari pusat sampai ranting tak terjebak kabar simpang siur. 

“Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang. Tidak terbawa arus berita menyesatkan,” pesan Gus Ipul yang juga Menteri Sosial itu. 

Baca juga : NasDem Sumsel Tekankan Loyalitas Kader Dan Pengurus

Ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak memicu kegaduhan baru. Tidak membuat pernyataan, tidak bergerak sendiri, dan hanya mengikuti informasi resmi dari Syuriah. 

“Semua proses organisasi saat ini berada di tangan pemilik otoritas tertinggi. Kita serahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan para wakilnya. Insya Allah selesai dengan baik dan sesuai adab organisasi,” ujar mantan Wali Kota Pasuruan itu. 

Gus Ipul juga mengajak warga NU memperbanyak salawat dan menjaga ketenangan hati. Sebab, dinamika internal rumah besar NU hanya bisa diselesaikan lewat mekanisme organisasi yang sah, bukan lewat kegaduhan luar. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense