BREAKING NEWS
 

KPK: Bencana Alam Tak Lepas dari Perilaku Koruptif di Belakangnya

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 9 Desember 2025 13:16 WIB
Foto: Humas KPK.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto mengatakan, perilaku koruptif menjadi salah satu penyebab bencana alam. Selain itu, perilaku lancung tersebut juga melahirkan kebijakan bermasalah.

Hal itu disampaikan Fitroh dalam kegiatan Bincang Asik Bangun Integritas (Bisik) Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, di Universitas Janabadra Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

“Perilaku koruptif dampaknya sangat dahsyat. Banyak bencana alam dan persoalan kebijakan yang kita hadapi hari ini tidak lepas dari perilaku koruptif di belakangnya,” ucap Fitroh, dikutip Selasa (9/12/2025).

Baca juga : MWL Gelar Kompetisi Internasional Hafalan Al Quran Tunanetra

Karena itu, KPK melakukan intervensi di sektor pendidikan antikorupsi. Pendidikan antikorupsi harus menjadi benteng pertama perubahan perilaku setiap insan terutama mahasiswa.

Adsense

"Penindakan hanya satu bagian karena itu ada yang namanya trisula: pendidikan, pencegahan, penindakan,” tuturnya.

Pimpinan KPK berlatar belakang jaksa ini memastikan, komisi antirasuah akan terus memperkuat kolaborasi untuk mendorong sistem pendidikan antikorupsi yang efektif.

Baca juga : DPI: Klaim Air Pegunungan Aqua Tak Langgar Etika Periklanan

Termasuk, lewat penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, dan perluasan jejaring akademik.

Penguatan itu dipandang penting karena pelaksanaan pendidikan antikorupsi, khususnya di wilayah kampus, belum seragam dan merata serta belum ada indikator baku penilaian. Temuan ini didapat dari hasil evaluasi awal.

"Kami ingin masyarakat melihat bahwa KPK tidak hanya menangkap orang, tetapi juga mengampanyekan dampak korupsi dan memperkuat sistem pendidikan antikorupsi," tutupnya.

Baca juga : Gelar Aluminium Talk, Inalum Perkuat Sinergi Dengan Pelanggan

Agenda Bisik Batas menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai perguruan tinggi, seperti Prof Dr Sumaryati dari Universitas Ahmad Dahlan; Dr Arqom Kuswanjono dari Asosiasi Kelembagaan dan Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Indonesia. Hadir juga Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense