RM.id Rakyat Merdeka - Program Sepekan 1 Buku kembali menjadi sorotan sebagai salah satu kegiatan unggulan dalam Pembudayaan Kegemaran Membaca. Program ini merupakan kampanye literasi yang mengajak pelajar tingkat menengah untuk membiasakan membaca satu buku setiap pekan, lalu membuat resensi dalam bentuk tulisan atau video untuk diikutsertakan dalam lomba resensi nasional.
Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Nurhadisaputra, menegaskan bahwa tantangan membaca Sepekan 1 Buku sekaligus membantah anggapan bahwa minat baca masyarakat Indonesia rendah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca, menciptakan tren membaca, serta menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi siswa.
Baca juga : Eks Gangster Jaktim Tobat, Rico Kate Ajak Pelajar Hindari Tawuran
Program Sepekan 1 Buku juga dilengkapi alat ukur untuk melihat kemampuan siswa memahami dan menggunakan informasi, sekaligus mendorong kreativitas mereka dalam mengemas ulang isi buku yang dibaca. “Tingginya animo pelajar mengikuti tantangan memberikan optimisme bahwa Indonesia akan melangkah lebih baik di masa mendatang,” ujar Nurhadisaputra, Jumat (12/12/2025).
Senada dengan itu, salah satu Tim Literasi Sekolah SMA Negeri Sumatera Selatan, Dewi Krisnawati, menyampaikan rasa bangganya setelah sekolahnya meraih predikat teraktif dalam program Sepekan 1 Buku.
Baca juga : Siapa Pelaku Di Balik Kayu Gelondongan Banjir Bandang?
“Program ini menyenangkan, menantang, dan membuat aktivitas membaca lebih bermakna. Sekolah pun berhasil menumbuhkan semangat literasi hingga menjadi gerakan bersama seluruh civitas sekolah,” katanya.
Program Sepekan 1 Buku terdiri dari lokakarya dan pendampingan langsung di delapan lokus, serta berhasil menjaring 4.944 karya resensi dari 3.233 siswa di 123 sekolah yang tersebar di 24 provinsi. Perpusnas membagi tantangan ini ke dalam lima kategori, yaitu resensi buku fiksi, non fiksi, saduran naskah nusantara, siswa teraktif, dan sekolah teraktif.
Baca juga : Dijegal Thailand, Tim Bulutangkis Putri Indonesia Raih Perak
Para pemenang kategori resensi fiksi dan non fiksi telah diumumkan dan diberikan penghargaan pada Festival Literasi Perpusnas 2025 yang digelar 28 Oktober lalu.
Berikut daftar pemenang Tantangan Sepekan 1 Buku
Kategori Resensi Buku Saduran Naskah Nusantara jenjang SMP/MTs sederajat:
- Keisha Farras Aqilah (SMP Negeri 13 Pekanbaru, Riau)
- Nailah Fikriyah Shofi (MTs Negeri 2 Surakarta, Jawa Tengah)
- Zaira Latifa Putri (SMP Negeri 2 Bukittinggi, Sumatera Barat)
Kategori Resensi Buku Saduran Naskah Nusantara jenjang SMA/SMK/MA sederajat:
- Bayu Octavianus Mandela (SMA Lentera Harapan Labuan Bajo, NTT)
- Tiara Kusuma Wijaya (SMK Negeri 6 Surakarta, Jawa Tengah)
- Sofiya Qurrotu Aini (SMA Negeri 2 Kota Blitar, Jawa Timur)
Kategori Siswa Teraktif:
- Muh. Irsyad Fadil (SMP Islam Terpadu Wahdah Islamiyah, Sulawesi Selatan)
- Embun Suci Pribadina (SMA Negeri Sumatera Selatan, Sumatera Selatan)
Kategori Sekolah Teraktif:
- SMP Kristen Petra 2 Surabaya, Jawa Timur
- SMP Kristen Petra 3 Surabaya, Jawa Timur
- SMA Negeri Sumatera Selatan, Sumatera Selatan
- SMA Negeri 2 Tambun Selatan, Jawa Barat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.