BREAKING NEWS
 

Tim Reformasi Polri Harus Dijalankan Hati-hati dan Konstitusional

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Sabtu, 20 Desember 2025 19:27 WIB
Pemerhat politik nasional Faizal Assegaf. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kritikus politik Faizal Assegaf menilai keberadaan Tim Percepatan Reformasi Polri harus dijalankan secara hati-hati dan konstitusional. Ia mengingatkan reformasi Polri bukan perkara sederhana karena menyangkut organisasi besar dengan kultur dan basis internal yang kuat.

“Ini bukan level kelurahan atau kantor camat. Polri itu organisasi dengan hampir setengah juta personel, punya sejarah panjang, dan pro-kontra internal yang kuat. Kalau salah kelola, dampaknya bisa ke stabilitas politik nasional,” kata Faizal di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Baca juga : Program CSR PGN Harum Berseri Berdayakan Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Ia menyoroti sikap sejumlah tokoh tim yang merespons isu-isu tertentu di ruang publik, termasuk polemik Perpol Nomor 10 Tahun 2025 dan beberapa kasus hukum, yang dinilai keluar dari mandat utama reformasi institusional.

Adsense

Menurutnya, reformasi Polri seharusnya dikembalikan ke mekanisme formal melalui DPR dalam kerangka trias politica.

Baca juga : Kapolri Tutup Pendidikan Sespim Polri 2025, Tekankan Sinergi Lintas Institusi

 “Kalau tim reformasi terlalu laju, tapi rekomendasinya tidak dijalankan, itu bisa jadi ‘gorengan politik’ yang berbahaya,” ujarnya.

Faizal menilai penempatan Kapolri aktif sebagai anggota tim yang diketuai figur non-struktural berpotensi menimbulkan konflik kewenangan dan resistensi internal.

Baca juga : Menpora Erick Haru, Dewi Laila Raih 2 Emas Dalam Kondisi Hamil

“Reformasi institusi sebesar Polri harus dipimpin dengan kepemimpinan negarawan, bukan permainan opini publik,” tegasnya.

“Bekerjalah senyap, sistematis, dan konstitusional. Jangan menambah kegaduhan. Serahkan hasil yang matang kepada Presiden, bukan membebani Presiden dengan konflik baru,” pungkas Faizal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense