Sebelumnya
Murti menekankan, penggunaan masker dan kebersihan tangan harus diperkuat, disertai edukasi agar warga segera melapor apabila mengalami gejala penyakit menular. Pihaknya juga telah mengatur tata laksana medis bagi suspek penyakit menular.
Suspek campak misalnya, perlu diisolasi, diberikan vitamin A, serta pengobatan suportif. Sementara suspek pertusis harus mendapatkan antibiotik dan dirujuk apabila kondisi memburuk.
“Pelayanan imunisasi harus tetap diupayakan, termasuk melalui pembukaan pos imunisasi darurat,” tambah Murti.
Baca juga : Selamatkan 20 Warga Saat Banjir Bandang, Sertu Giman Pertaruhkan Nyawa
Sementara itu, Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil meminta para tenaga medis terus berada di lokasi pengungsian. Sebab, berdasar pemantauannya, mulai banyak pengungsi yang terkena demam, batuk, pilek, hingga penyakit kulit.
“Kami sudah meminta Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman, agar memastikan tenaga medis ada di lokasi pengungsian,” kata dia dua hari lalu.
Jumlah Korban Tewas Mencapai 1.090 Orang
Sementara itu, berdasarkan data BNPB yang dirilis Sabtu (20/12/2025) sore, total korban meninggal bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 1.090. Korban jiwa terbanyak ada di Provinsi Aceh dengan angka 472 jiwa, disusul Sumut 370 jiwa dan Sumbar 248 jiwa.
Baca juga : Disambangi Dubes RI Untuk AS, Trump: Saya Sahabat Dekat Prabowo
Sementara korban hilang, saat ini berjumlah 186. Terbanyak ada di Sumbar, dengan angka 82. Disusul Sumut 72 dan Aceh 32. Sedangkan jumlah pengungsi total mencapai 510.528. Tersebar di Aceh (483.691), Sumut (17.759), dan Sumbar (9.078).
“Pengungsi berkurang 16.340 orang. Saudara-saudara kita di daerah terdampak, ada yang sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan kawasan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Sabtu (20/12/ 2025).
Sementara itu, total ada 147.236 rumah rusak di 52 kabupaten/kota terdampak. Kerusakan juga dialami 1.600 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 967 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung/kantor, dan 145 jembatan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.