Dark/Light Mode

Disampaikan Wamendagri

Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata Ke Rakyat

Minggu, 21 Desember 2025 06:55 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus. Foto: Kemendagri
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus. Foto: Kemendagri

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah daerah diingatkan, dalam melaksanakan reformasi birokrasi tidak berhenti pada kepatuhan administratif. Melainkan, kudu menghadirkan dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Bukan hanya patuh administrasi, tetapi benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat sebagai outcome. Karena ujungnya, kesejahteraan masyarakat adalah tujuan kita,” tegas Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12/2025).

Mantan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri itu menekankan reformasi birokrasi di daerah harus sejalan dengan visi dan misi Presiden, baik dalam lima tahun ke depan maupun dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca juga : Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari HSU Sudah Kantongi Rp 1,3 M

Lebih dari itu, reformasi birokrasi harus menjadi fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang responsif dan berdampak.

“Reformasi birokrasi ini tidak memiliki tujuan lain selain menciptakan pemerintahan yang berdampak, sebuah sistem yang hadir ketika rakyat membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai contoh, Wiyagus menyoroti langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang yang dinilai konsisten mengakselerasi reformasi birokrasi. 

Baca juga : Bahas Strategi Sekaligus Nostalgia, SBY Hadiri Retreat Demokrat Jawa Barat

Salah satu wujudnya adalah keberanian membuka tata kelola pemerintahan secara transparan. Khususnya, dalam pengelolaan anggaran daerah.

Dia menegaskan, transparansi anggaran merupakan sebuah keharusan. Setiap rupiah uang rakyat, harus dipastikan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

“Bapak Presiden juga sering menegaskan agar pengelolaan anggaran benar-benar dipastikan sepeser pun untuk kepentingan rakyat. Tidak boleh di luar itu,” katanya.

Baca juga : Modifikasi Crane Jadi Tower Darurat, Terobosan PLN Cepat Pulihkan Listrik Aceh

Selain transparansi, Wiyagus juga mengapresiasi capaian realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumedang yang telah melampaui target nasional.

Di sisi lain, laju inflasi daerah tersebut juga dinilai masih terkendali dengan baik. Ia berharap capaian ini dapat terus dijaga dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Angkanya jelas. Realisasi pendapatan dan belanja sudah melampaui target nasional,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.