Sebelumnya
Pertama, OTT Anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Maret 2025.
Kedua, OTT pada Juni 2025 terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Ketiga, OTT pada 7-8 Agustus 2025 terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. OTT ini menjerat Bupati Kolaka Timur Abdul Wahid.
Baca juga : Harga Beras Medium Dan Premium Di Bawah HET
Keempat, OTT pada 13 Agustus 2025 di Jakarta terkait dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan. Kasus ini menjerat Dirut Inhutani V Dicky Yuana Rady (sudah menjadi terdakwa).
Kelima, OTT pada 20 Agustus 2025 terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. OTT ini menyeret mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel.
Keenam, OTT terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada 3 November 2025, yakni mengenai dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.
Baca juga : 10 Gedung Terdeteksi Tak Penuhi Standar Keamanan
Ketujuh, OTT pada 7 November 2025 terhadap Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko. Ia ditangkap terkait kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Kedelapan, OTT Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya, pada 9-10 Desember 2025, terkait kasus dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.
Kesembilan, pada 17-18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang, dan menangkap seorang jaksa, dua pengacara, dan enam orang pihak swasta. Namun, kasus ini diserahkan ke Kejaksaan Agung.
Baca juga : Atalanta Vs Inter Milan, Biru Hitam Di Bergamo
Kesepuluh, OTT berlangsung pada 18 Desember 2025. OTT ini menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya HMK, serta pihak swasta.
OTT kesebelas masih berlangsung pada hari yang sama dengan OTT kesepuluh. KPK melakukan OTT di Kalimantan Selatan dan menjerat Kajari HSU, APN. [YUD]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.