RM.id Rakyat Merdeka - Ribuan personel TNI dan Polri dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mereka bekerja siang dan malam untuk memulihkan fasilitas publik, akses transportasi, serta memenuhi kebutuhan korban bencana.
Di Sumatera Barat (Sumbar), Satuan Brimob Polda Sumbar memfokuskan upaya pada pemulihan sarana pendidikan. Ratusan personel Brimob membersihkan Sekolah Yayasan Tarbiyah Islamiyah di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Dengan dibantu masyarakat setempat, personel Brimob bahu-membahu mengeluarkan kursi dan meja, mengeruk lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah. Selain sekolah, rumah-rumah warga juga turut dibersihkan.
Baca juga : Libur Natal, 1,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta
Pada saat yang sama, tim medis Polda Sumbar menggelar pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis secara serentak sejak Jumat (26/12/2025). Delapan posko kesehatan dibuka, yakni Posko Huntara Lubuk Buaya, Nanggalo, Sungai, Tabing Banda Gadang, Gunung Nago Pauh, Air Dingin, Gurun Laweh, serta Posko Tanjung Raya Maninjau di wilayah Polres Agam.
TNI Angkatan Darat (AD) melalui Kodam XX/TIB bersama Satuan Brimob Nusantara yang terdiri atas Satbrimob Polda Sumbar, Satbrimob Polda Lampung, Resimen III Korbrimob Polri, serta Korpolairud Baharkam Polri bersinergi membangun hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah di Sumbar sejak Jumat (26/12/2025).
Prajurit Denzipur 2/PS Kodam XX/ TIB membangun huntara di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Sementara itu, personel Brimob Nusantara membangun huntara di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang; Kampung Limou Hantu, Nagari PuluikPuluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan; serta Posko Jerong Balai Jamaik Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman.
Baca juga : Setelah Beras, Pemerintah Bidik Swasembada Gula
Ratusan anggota TNI dan Polri dikerahkan untuk memasang rangka baja ringan, dinding papan semen, lantai multipleks, atap zincalume, hingga pengecoran lantai dasar. Huntara tersebut dilengkapi fasilitas pendukung berupa dapur umum, sanitasi, dan tempat ibadah. Meski dibangun secara cepat, huntara tetap dirancang layak huni selama masa transisi sebelum hunian tetap (huntap) dibangun.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, TNI mengerahkan kendaraan khusus reverse osmosis di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Sejak Jumat (26/12/2025), prajurit Denzipur 2/PS Kodam XX/TIB secara rutin mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak.
Teknologi reverse osmosis mampu menyaring kontaminan seperti mineral, bakteri, virus, dan zat terlarut lainnya sehingga menghasilkan air yang sangat murni.
Baca juga : Hetifah Sjaifudian: Ada Dosen Terima Gaji Di Bawah UMR
Polri juga menyediakan air bersih bagi warga Palembayan. Personel Brimob Polri membagikan air bersih kepada warga terdampak di Posko Koto Alam.
Di Sumatera Utara (Sumut), Kementerian Pertahanan turut memasang mesin penjernih air di posko pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Universitas Pertahanan (Unhan) RI bersama TNI membentuk Satuan Tugas Pengembangan dan Penerapan Teknologi Penjernihan Air.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.