BREAKING NEWS
 

Siang Malam Tak Kenal Lelah, TNI Dan Polri Kerja Keras Pulihkan Area Bencana

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 28 Desember 2025 07:40 WIB
Personel Satuan Brimob Polda Aceh bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) membersihkan lumpur pascabanjir di Puskesmas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2026). (Foto: Dok. Polri)

 Sebelumnya 
Kadet Program Studi Teknik Sipil FTTP Unhan, Sersan Mayor Dua Kadet Ronald Marcus Sihite menjelaskan, sistem tersebut menggunakan teknologi fiber reinforced plastic (FRP) sebagai tabung filtrasi utama, dengan kapasitas lebih dari 20.000 liter air bersih per hari serta 4.000–5.000 liter air layak konsumsi per hari. 

Di Aceh, Satuan Brimob Polda Aceh bersama TNI membersihkan sisa lumpur di Puskesmas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2026). Personel gabungan membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir di sejumlah ruang pelayanan. 

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara menyatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab negara. “Kehadiran Brimob bersama TNI adalah wujud nyata sinergi dan komitmen negara untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya fasilitas publik,” ujarnya. 

Baca juga : Libur Natal, 1,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta

Pemulihan akses transportasi juga menjadi prioritas. TNI telah merampungkan 10 jembatan darurat Bailey di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Seluruh jembatan tersebut kini dapat dilalui dan kembali menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolasi. Terbaru, TNI AD menuntaskan pembangunan Jembatan Weh Paseh sepanjang 50 meter di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (27/12/2025). 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, jembatan tersebut memulihkan konektivitas vital antara Bener Meriah dan kawasan eks Simpang KKA. Pembangunan dilakukan oleh prajurit Yonzikon 13/KE yang didatangkan dari Jakarta dan disambut antusias warga setempat. 

Di pelosok Aceh Tenggara, prajurit Babinsa Posramil Darul Hasanah bersama warga merampungkan perbaikan jembatan gantung di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Darul Hasanah. Jembatan tersebut menjadi akses vital penghubung Kecamatan Darul Hasanah dan Ketambe. 

Baca juga : Setelah Beras, Pemerintah Bidik Swasembada Gula

Sementara itu, pembangunan jembatan darurat di Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, terus dikebut oleh personel Yonif TP 897/SGL, Babinsa Kodim 0304/Agam, Polri, dan warga. Jembatan ini ditargetkan dapat dilintasi warga pada awal Januari 2026. 

Untuk memastikan kelancaran pemulihan di Aceh, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (27/12/2025). Ia membawa bantuan logistik serta peralatan berat, termasuk ekskavator, buldoser, truk angkut, tangki air bersih, hingga sepeda motor Bhabinkamtibmas. “20 unit sepeda motor Bhabinkamtibmas untuk membawa bantuan ke wilayah-wilayah yang sulit diakses,” ujar Komjen Dedi. 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan komitmen pemerintah mempercepat transisi penanganan bencana menuju fase rehabilitasi. Prioritas utama meliputi penyediaan air bersih, listrik, layanan kesehatan, infrastruktur vital, serta pemulihan ekonomi lokal. 

Baca juga : Hetifah Sjaifudian: Ada Dosen Terima Gaji Di Bawah UMR

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada tanggap darurat, tetapi harus segera menggerakkan kembali kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Pratikno. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense