Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jadikan Media Mitra Strategis
2026, Kemendiktisaintek Fokus Hilirisasi Riset Dan Penguatan SDM
Minggu, 28 Desember 2025 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) memaparkan arah kebijakan strategis yang akan dijalankan pada 2026. Fokus kebijakan diarahkan pada penguatan dampak nyata pendidikan tinggi, sains, dan teknologi bagi masyarakat, daerah, serta dunia industri.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan, kinerja Kemendiktisaintek sepanjang 2025 difokuskan pada perluasan akses pendidikan tinggi, peningkatan mutu, tata kelola yang akuntabel, serta penguatan riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Berbagai capaian tersebut diwujudkan melalui sinergi lintas unit utama di lingkungan Kemendiktisaintek, kolaborasi dengan perguruan tinggi, serta kemitraan dengan beragam pemangku kepentingan.
Brian lalu memaparkan arah kebijakan strategis 2026 yang menitikberatkan pada penguatan dampak konkret pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, terutama melalui perluasan kolaborasi dengan dunia industri dan komunitas riset.
Baca juga : Cegah Badai PHK, Pemerintah Perkuat Permintaan Domestik
“Di situlah kami melihat media sebagai salah satu mitra strategis. Pemerintah memerlukan ruang diskusi, masukan, dan umpan balik untuk terus melakukan perbaikan kebijakan ke depan,” ujar Brian, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/12/2025).
Alumni Institut Teknologi Bandung itu menegaskan, ke depan Kemendiktisaintek akan memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia industri, dan komunitas riset guna mempercepat hilirisasi hasil riset.
Selain itu, Pemerintah akan memperkuat pengembangan talenta sains dan teknologi, pembelajaran transformatif, serta kemandirian riset berbasis kebutuhan bangsa.
“Komitmen terhadap akuntabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan program prioritas akan terus kami jaga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Baca juga : Cak Imin Dan Seskab Bahas Urusan Bencana Sumatera
Untuk memperkuat kontribusi talenta doktor muda dalam pembangunan pendidikan tinggi dan riset nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek meluncurkan Jejaring Karier Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).
Platform ini dirancang untuk memfasilitasi kolaborasi dengan menghubungkan alumni PMDSU dengan perguruan tinggi, lembaga riset, serta pemangku kepentingan lainnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Khairul Munadi menegaskan, PMDSU merupakan kebijakan unggulan dalam menyiapkan sumber daya manusia doktor yang unggul, berdaya saing global, dan memiliki kepemimpinan ilmiah.
“Keberhasilan PMDSU tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan. Alumni PMDSU adalah talenta strategis bagi pemenuhan kebutuhan dosen dan peneliti nasional,” ujar Khairul.
Baca juga : Demokrat Aceh Teguhkan Nilai Perjuangan Partai
Ia mendorong perguruan tinggi negeri dan swasta memanfaatkan Jejaring Alumni PMDSU sebagai rujukan dan basis kolaborasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya