BREAKING NEWS
 

Pilpres 2029 Masih Jauh, Herman Fokus Perkuat Mesin Partai Demokrat

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 13 Januari 2026 23:56 WIB
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan partainya masih fokus memperkuat mesin organisasi melalui konsolidasi internal, struktural, hingga organisasi sayap. Langkah ini dilakukan agar kerja partai semakin efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Target kita bagaimana suara Partai Demokrat meningkat atau naik signifikan pada 2029. Soal angkanya nanti kita lihat,” ujar Herman saat gladi resik Perayaan Natal 2025 Partai Demokrat di Jakarta, Senin (12/1/2026) sore.

Menanggapi peluang Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), maju pada Pilpres 2029, Herman menilai pembahasan tersebut masih terlalu dini.

Baca juga : BGN Libatkan Guru Dan Mahasiswa Untuk Perkuat Pendidikan Gizi Di Sekolah

“Masih jauh 2029. Kami fokus bekerja membantu masyarakat dan menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar rakyat bisa merasakan manfaatnya,” ujar anggota DPR RI empat periode itu.

Adsense

Sebagai Sekjen, Herman menegaskan tugas utamanya adalah memperkuat struktur partai, menjaga soliditas dan solidaritas kader, serta memastikan kantor-kantor Demokrat berfungsi sebagai rumah aspirasi masyarakat.

“Yang penting aspirasi dan harapan rakyat bisa tersalurkan. Kantor partai harus menjadi rumah aspirasi yang melayani masyarakat,” terangnya.

Baca juga : Hilirisasi Bauksit Dipercepat untuk Perkuat Rantai Pasok Industri Nasional

Ia juga menginstruksikan seluruh kader Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Jika terdapat persoalan di tingkat bawah, kader diminta segera membantu penyelesaian, dan berkoordinasi hingga ke tingkat provinsi maupun pusat apabila diperlukan.

Terkait rumah aspirasi, Herman menyebut fasilitas tersebut telah tersedia di hampir seluruh daerah. “Hampir semua kantor DPC dan DPD kami buka sebagai rumah aspirasi. Alhamdulillah, masyarakat merasa terbantu,” ungkapnya.

Sementara mengenai evaluasi kinerja menteri dari Partai Demokrat di Kabinet Merah Putih, Herman menegaskan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.

Baca juga : Menkum Pastikan, Penyusunan KUHAP Baru Penuhi Prinsip Partisipasi Bermakna

“Yang berhak menilai dan mengevaluasi menteri adalah Presiden, bukan partai,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense