BREAKING NEWS
 

RI Kini Jadi Rujukan, Jepang Pelajari Program Makan Bergizi Gratis

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 14 Januari 2026 17:48 WIB
Delegasi JCCI melakukan studi banding dan meninjau operasional MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. (Foto: BGN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia kini menjadi rujukan internasional dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) menyatakan kekagumannya terhadap pelaksanaan MBG yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap hari, setara dengan hampir separuh populasi Jepang.

Delegasi JCCI datang langsung ke Indonesia untuk melakukan studi banding dan meninjau operasional MBG di lapangan. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/1/2026).

Baca juga : Kehidupan Ekonomi Terbantu, Relawan Dapur Minta Program MBG Terus Berlanjut

Dalam kunjungan tersebut, delegasi JCCI menyaksikan secara langsung seluruh rangkaian proses MBG, mulai dari pengolahan makanan, pemorsian, hingga pendistribusian ke sekolah penerima manfaat, termasuk Yayasan Bina Mulia.

Adsense

Ketua delegasi JCCI Hayashi Hiroto menilai petunjuk teknis dan standar operasional pelaksanaan MBG di Indonesia telah memenuhi standar yang tinggi dan hampir setara dengan sistem makan siang sekolah di Jepang. “Secara umum, sistemnya sudah sangat baik. Perbedaan utama ada pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan keamanan pangan,” kata Hayashi.

Delegasi JCCI melakukan studi banding dan meninjau operasional MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. (Foto: BGN)

Delegasi Jepang juga menawarkan kerja sama berupa program magang bagi siswa SMK Yayasan Bina Mulia jurusan Tata Boga serta pelatihan bagi kepala SPPG Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari transfer pengetahuan.

Baca juga : Properti Kian Bergairah

Jepang sendiri telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1889 atau lebih dari 137 tahun lalu, sehingga pengalaman tersebut dinilai relevan untuk memperkuat aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG di Indonesia.

Juru Bicara Badan Gizi Nasional Dian Fatwa menyambut baik kunjungan serta tawaran kerja sama tersebut. Menurutnya, capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu mengelola program berskala masif dan kini menjadi tujuan studi banding internasional.

“Kolaborasi dengan Jepang diharapkan dapat memperkuat kualitas dan keamanan pangan MBG, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” kata Dian.

Baca juga : Insentif Rumah Diperpanjang, Menperin: Industri Makin Bergeliat

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi delegasi Jepang. Mereka tampak terharu melihat sambutan para siswa yang penuh hormat serta antusiasme anak-anak saat menerima dan menikmati Makan Bergizi Gratis, sebagai penanda bahwa program tersebut diterima dengan baik oleh para penerima manfaat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense