Dark/Light Mode

MBG Bawa Berkah di Lokasi Bencana

Pengungsi Dapat Makanan Bergizi, Ekonomi Berputar

Jumat, 2 Januari 2026 07:50 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, kini menjangkau para korban bencana.

Selain memberikan asupan makanan bergizi bagi para penyintas, program ini juga mendorong perputaran ekonomi di wilayah bencana. Program MBG membawa berkah.

Dalam video yang diterima wartawan, kendaraan pengangkut menu MBG tiba di lokasi pengungsian dan disambut antusias warga terdampak.

Personel TNI bersama relawan sigap menurunkan dan mendistribusikan paket makanan kepada para pengungsi. Tak ada yang berebutan. Warga mengantre dengan tertib untuk menerima jatah makanan bergizi yang dibungkus rapi dalam kertas dan kotak nasi.

Setiap paket berisi nasi, lauk pauk bernutrisi, sebotol air minum, serta buah-buahan segar. Tak sekadar mengenyangkan, tapi juga memenuhi asupan gizi.

Bagi para pengungsi yang telah berhari-hari berada di tenda darurat, kehadiran makanan bergizi menjadi energi penting untuk memulihkan kondisi fisik mereka.

Suasana haru dan hangat terasa ketika para pengungsi mulai menyantap makanan. Anak-anak tampak ceria menikmati menu MBG, meski harus makan di tengah keterbatasan fasilitas pengungsian. Senyum kebahagiaan terpancar di setiap suapan.

Kehadiran MBG di lokasi bencana menjadi bukti bahwa negara tetap hadir menjaga martabat dan kualitas hidup para penyintas.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh warga terdampak di Posko Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Mereka bersyukur pemerintah bergerak cepat memodifikasi penyaluran MBG.

Baca juga : Kumpul Di Rumah Bahlil, 4 Pimpinan Partai Perkuat Koalisi

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Walaupun mengungsi, bantuan tetap kami rasakan,” ujar Cut Fitri (42), salah satu pengungsi di Posko Tunyang, Rabu (31/12/2025).

Fitri mengungsi bersama suami dan empat anaknya di tenda darurat bersama puluhan warga lainnya. Menurutnya, bantuan MBG sangat berarti.

“Hari ini menunya tempe goreng, ikan tuna, dan tumis jagung manis. Rasanya mantap, sehat,” tuturnya sambil tersenyum.

Ia mengakui, kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan masa awal bencana. Saat itu, bantuan belum merata. Cut Fitri mengungkapkan, keluarganya hanya mengandalkan makanan seadanya.

“Cuma ada ikan asin dan terasi. Sekarang, Alhamdulillah, sudah ada ikan, ada daging,” ucapnya sambil tersenyum.

Meski rumahnya tidak roboh, Fitri menyebut bangunan tempat tinggalnya mengalami kerusakan cukup parah. Fondasi rumah retak dan terputus sehingga tidak lagi aman untuk ditempati.

“Sudah tidak bisa dipakai lagi. Maunya tetap di rumah sendiri, tapi kondisinya tidak memungkinkan,” ucapnya.

Di tengah situasi sulit, Cut Fitri  berharap, penanganan pascabencana dapat segera dilakukan, termasuk pemulihan akses jalan dan aktivitas pendidikan.

“Jalan masih putus, anak-anak sudah lebih dari satu bulan tidak sekolah, padahal mau ujian,” ungkapnya.

Baca juga : DPR-Menteri-Kepala Daerah Konsolidasi Nasional Di Aceh

Cut Fitri pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu para pengungsi.

“Terima kasih kepada pemerintah dan BNPB yang sudah menampung kami di tenda ini. Terima kasih juga kepada Desa Tunyang yang sudah menerima kami dari Desa Pantan Kemuning,” tutupnya.

Selain memenuhi kebutuhan pangan, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG juga menggerakkan roda perekonomian lokal.

Dapur MBG membutuhkan pasokan bahan baku, seperti beras, sayuran, ikan, telur, dan daging. Nah, kebutuhan ini yang  disuplai oleh petani lokal serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut dilakukan SPPG Mekar Ayu 2 di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. SPPG ini mengalihkan distribusi MBG dari peserta didik ke pengungsi di posko-posko yang masih dapat dijangkau.

Kepala SPPG Mekar Ayu 2, Gianfranca Geraldo Hendri KR, mengatakan pengadaan bahan baku disesuaikan dengan kondisi lapangan, mengingat sejumlah pasar di sekitar dapur turut terdampak bencana.

“Kalau beras, misalnya, kita ambil dari Kampung Pondok Baru yang jaraknya agak jauh,” ujarnya saat pembagian MBG di Posko Tunyang.

Dia menyatakan, SPPG tetap memprioritaskan UMKM dan pedagang pasar setempat sebagai pemasok bahan baku agar perputaran uang tetap terjadi di lingkungan sekitar dapur.

“Target pasar kita memang UMKM. Prinsipnya, dari BGN kami berupaya agar perputaran uang tetap terjadi di masyarakat sekitar,” jelasnya.

Baca juga : Bangun Jembatan Dan Huntara, Purbaya Kucurkan Rp 268 M

Pada awal bencana, SPPG sempat mengalami kesulitan memperoleh bahan baku karena banyak pasar terdampak. Untuk menyiasatinya, pasokan sempat didatangkan dari Kabupaten Bireuen.

Kini, kondisi mulai membaik seiring pasar tradisional dan toko-toko yang kembali beroperasi.

Pada Rabu, SPPG Mekar Ayu 2 menyalurkan 700 porsi MBG dengan menu ikan tuna ke Posko Tunyang.

Sebelumnya, 500 porsi telah disalurkan ke Kampung Cekal Baru, serta ke sejumlah wilayah terdampak lainnya, seperti Lampahan Timur, Lampahan Induk, dan Pantan Kemuning.

Seorang pedagang Pasar Lampahan, Tika mengakui, penyerapan bahan pangan oleh SPPG sangat membantu pemulihan ekonomi warga. “Pisang sampai ratusan sisir bisa habis dalam satu hari,” bebernya.

Tika pun menyebut, keberadaan dapur MBG memberi kepastian pasar bagi petani yang sebelumnya kesulitan menjual hasil panen pascabencana. “Kalau SPPG sudah jalan, petani senang, pedagang senang. Perputaran ekonomi juga jalan,” lanjutnya.

Ia berharap, seluruh SPPG di Kabupaten Bener Meriah dapat terus beroperasi dan memprioritaskan penyerapan hasil pertanian lokal agar semakin banyak warga merasakan manfaatnya. “Jadinya semua senang. Pedagang senang, petani senang, perputaran ekonomi juga jalan,” pungkas Tika.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.