RM.id Rakyat Merdeka - Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Ayah pebulu tangkis nasional Marcus Fernaldi Gideon, Kurniahu Tjio Kay Kie, meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026) pukul 06.49 WIB dalam usia 66 tahun.
Kabar wafatnya Kurniahu disampaikan melalui unggahan resmi akun media sosial Pengurus Kota Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Selatan.
Dalam unggahan tersebut, segenap pengurus menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. “Kami segenap Pengurus Kota PBSI Jakarta Selatan turut berdukacita atas meninggalnya Bapak Kurniahu selaku Ketua Umum Pengkot PBSI Jakarta Selatan,” demikian pernyataan dalam unggahan tersebut.
PBSI Jakarta Selatan juga mendoakan, agar almarhum mendapatkan ampunan atas segala dosa-dosanya dan ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Baca juga : Thailand Masters 2026, 3 Ganda Indonesia Tembus 16 Besar
Doa turut dipanjatkan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.
Profil Kurniahu
Kurniahu merupakan salah satu legenda bulu tangkis Indonesia.
Ia aktif sebagai pebulu tangkis pada era akhir 1970-an hingga 1980-an dan tampil di berbagai turnamen internasional.
Pada masa itu, Kurniahu terlibat dalam persaingan dengan sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia lainnya, seperti Liem Swie King dan Rudi Hartono.
Baca juga : Peran Pemerintahan Desa di Era Geopolitik Saat Ini: Bangun Desa, Bangun Indonesia
Salah satu prestasi terbaiknya adalah menempati peringkat tujuh dunia sektor tunggal putra pada 1981. Setelah pensiun sebagai atlet, Kurniahu melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih.
Ia aktif membina pemain-pemain di klub PB Tangkas Jakarta dan berperan dalam melahirkan sejumlah atlet berprestasi.
Kurniahu juga dikenal sebagai sosok penting di balik perjalanan karier Marcus Fernaldi Gideon. Ia merupakan ayah dari mantan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo tersebut, yang sempat menduduki peringkat satu dunia ganda putra selama sekitar 200 pekan atau lima tahun.
Selain itu, Kurniahu merupakan pendiri Gideon Badminton Academy. Ia aktif membina dan mengembangkan klub tersebut yang secara bertahap mulai melahirkan bibit-bibit unggul bulu tangkis nasional.
Baca juga : BNI Perkuat Langkah Atlet Pelatnas Bulu Tangkis di Indonesia Masters 2026
“Dedikasi, ketulusan, dan jasa beliau dalam membangun serta membina Gideon Badminton Academy akan selalu kami kenang dan menjadi inspirasi bagi kami semua,” demikian pernyataan Gideon Badminton Academy.
Kepergian Kurniahu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, komunitas bulu tangkis Jakarta Selatan, serta insan olahraga nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.