BREAKING NEWS
 

Kualitas Perdagangan Bursa Diperbaiki, Tukang Goreng Saham Mestinya Ditertibkan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 31 Januari 2026 07:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memperbaiki kualitas perdagangan bursa pasca turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Salah satunya dengan menertibkan saham-saham gorengan. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih solid sehingga tekanan pasar saham tidak berpengaruh besar. Pemerintah, sebut Airlangga, terus memantau perkembangan pasar. 

Ia memastikan koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan pengawasan pasar modal berjalan dengan baik. “IHSG sudah menunjukkan rebound dan hari ini kembali bergerak di zona hijau,” kata Airlangga saat menggelar konferensi pers di Gedung Danantara, Jumat (30/1/2026). 

Baca juga : Diperiksa KPK Sebagai Tersangka, Yaqut Banyak Diam

Hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria. 

Airlangga menjelaskan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar modal. Salah satunya dengan mempercepat proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). 

Demutualisasi adalah proses perubahan struktural perusahaan mutual (dimiliki anggota/pemegang polis) menjadi perusahaan saham publik yang dimiliki pemegang saham. 

Baca juga : Usut Kasus Pemerasan RPTKA, KPK Panggil Eks Menaker

Demutualisasi diharapkan dapat mengubah struktur kepemilikan dan pengelolaan bursa menjadi lebih transparan dan profesional, sekaligus mengurangi potensi benturan kepentingan antara pengurus dan anggota bursa. 

“Demutualisasi akan mencegah praktik pasar yang tidak sehat dan memperkuat perlindungan investor,” jelas Airlangga. 

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan tata kelola pasar modal melalui peningkatan ketentuan free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen agar sejalan dengan standar internasional. Pemerintah juga berencana menaikkan batas investasi dana pensiun dan perusahaan asuransi di pasar modal dari 8 persen menjadi 20 persen guna memperkuat likuiditas. 

Baca juga : Lantik DPD Dan DPC Secara Serentak, Hanura Sulteng Siap Hadapi Kontestasi

Airlangga menegaskan seluruh kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kredibilitas dan daya saing pasar modal nasional. Pemerintah optimistis langkah-langkah tersebut dapat membuat pasar modal Indonesia lebih kuat, adil, kompetitif, dan transparan. 

“Ini adalah sinyal positif bagi pasar global bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pemerintah tidak khawatir terhadap kondisi makroekonomi maupun fiskal,” tegasnya. 

Adsense

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta adanya penertiban saham gorengan. Menurut dia, saham gorengan memicu tekanan terhadap IHSG hingga terjun bebas, di mana pasar merespons sentimen pascapengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), terutama terhadap saham-saham berfundamental lemah. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense