RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mulai meninggalkan posko pengungsian.
Mereka kini beralih menempati rumah kontrakan setelah menerima bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyalurkan bantuan senilai Rp 10 juta per kepala keluarga (KK) kepada 34 keluarga terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung maupun melalui perwakilan keluarga di Kantor Desa Pasirlangu.
Baca juga : Polda Jabar Klarifikasi 108 Orang Hilang Dalam Musibah Longsor Bandung Barat
Dana stimulan tersebut dialokasikan untuk membiayai sewa rumah selama dua bulan sekaligus mencukupi kebutuhan logistik harian.
Selama masa transisi ini, Pemprov Jabar berencana membangun hunian tetap di lokasi yang dinyatakan aman dari risiko bencana.
Selain bantuan utama, pria yang akrab disapa KDM tersebut juga memberikan santunan senilai Rp 1 juta kepada 134 KK yang berada di lokasi saat peninjauan.
Perhatian bagi Pengungsi
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengonfirmasi bahwa sebagian besar warga yang menerima bantuan telah bergerak mencari hunian sementara.
Baca juga : BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Sudah Teridentifikasi
Meski demikian, Herman memastikan warga yang masih bertahan di posko tetap mendapatkan pelayanan maksimal.
"Semua yang ada di pengungsian diberikan perhatian serius, baik dari segi logistik, kesehatan dan lainnya," ujar Herman, Jumat (30/1/2026).
Relokasi dan Pemetaan Lahan
Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan pendataan intensif mengenai titik lokasi rumah asli para pengungsi.
Proses ini berjalan beriringan dengan kajian teknis dari otoritas terkait. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini sedang memetakan zona kerawanan di sekitar Desa Pasirlangu.
Baca juga : Longsor Bandung Barat, Basarnas: 61 Korban Tertimbun, 29 Jenazah Dievakuasi
Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum dan keamanan bagi pemerintah untuk menentukan lokasi relokasi atau pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.