Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dedi Mulyadi Putuskan Relokasi Warga di Lokasi Longsor Bandung Barat
Sabtu, 24 Januari 2026 19:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan masyarakat yang terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman.
Keputusan tersebut diambil setelah Dedi meninjau langsung lokasi bencana pada Sabtu (24/1/2026).
Menurut Dedi, kawasan terdampak longsor memiliki kontur perbukitan dan selama ini dimanfaatkan sebagai lahan pertanian sayuran.
Baca juga : Penjelasan Lengkap PVMBG Soal Longsor Bandung Barat Yang Tewaskan 8 Orang
Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko terjadinya longsor, sehingga tidak aman untuk dihuni.
“Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM saat berada di Kecamatan Cisarua.
Sebagai langkah awal, pemerintah meminta warga yang selamat dari bencana longsor untuk mengontrak rumah sementara selama dua bulan.
Baca juga : Tim SAR Cari 82 Warga Tertimbun Longsor di Gunung Burangrang Bandung Barat
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga untuk biaya sewa rumah dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain itu, keluarga korban meninggal dunia akibat longsor akan menerima santunan sebesar Rp 25 juta per kepala keluarga.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor serta melakukan upaya restorasi lingkungan di sekitar lokasi bencana.
Baca juga : Puluhan Warga Mulai Penuhi Posko Pengungsian Banjir Di Cengkareng
Proses pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat, Tentara Nasional Indonesia, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, serta relawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya