BREAKING NEWS
 

Keterangan Saksi Di Pengadilan Tipikor

Uang Pemerasan K3 Rutin Disetor Ke Pejabat Kemnaker

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 3 Februari 2026 06:55 WIB
Suasana sidang perkara pemerasan K3 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026). (Foto: M. Wahyudin/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pegawai honorer Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berinisial GW mengungkapkan, dirinya pernah menyetor uang hasil pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada sejumlah pejabat di Kemnaker.

Setoran tersebut dilakukan secara rutin setiap bulan dan dibungkus dalam amplop berwarna cokelat. 

Pengakuan itu disampaikan GW saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan pemerasan pengurusan K3 di Kemnaker yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026). 

Perkara ini turut menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel sebagai terdakwa. 

Baca juga : Gerindra Terus Monitor Huntara Dan Huntap

GW diketahui merupakan mantan sekretaris pribadi (sespri) terdakwa HS, Direktur Bina Kelembagaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (BKK3) Kemnaker periode 2021–Februari 2025. 

Atas perintah atasannya, GW mengaku pernah diminta menyetorkan uang kepada sejumlah pejabat di lingkungan Kemnaker. 

Menurut GW, HS selaku Direktur BKK3 menerima setoran uang hasil pemerasan terhadap perusahaan jasa K3 (PJK3) sebagai uang nonteknis. 

Uang tersebut berasal dari para koordinator dan subkoordinator di empat bidang pada Direktorat Binawasnaker & K3. 

Baca juga : DKI Gaspol Keruk Kali Cakung Lama, Warga Ngarep Rumah Nggak Kebanjiran Lagi

Hal itu terungkap saat jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Nomor 5 milik GW. 

Dalam BAP tersebut, GW menyebut pernah menerima paper bag yang diduga berisi uang dari terdakwa lain, yakni AK, Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja periode 2020–2025, pada 28 April 2025. Namun di persidangan, GW mengklarifikasi isi bungkusan tersebut. 

“Benar, Pak. Tapi izin koreksi, setahu saya itu sertifikat dokter, bukan uang, yang dititipkan Bu AK kepada Pak HS,” ujar GW. 

Dalam BAP lanjutan, GW juga mengungkap bahwa setoran serupa diberikan oleh subkoordinator lain, salah satunya IBM, yang juga menjadi terdakwa. 

Adsense

Baca juga : Emil Audero Ditimpuk Flare, Kemenangan Inter Milan Ternodai Oknum Suporter

IBM disebut menitipkan paper bag berisi uang setiap bulan melalui GW untuk kemudian diserahkan kepada HS. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense