Dark/Light Mode

Konsisten Bantu Korban Bencana Sumatera

Gerindra Terus Monitor Huntara Dan Huntap

Selasa, 3 Februari 2026 06:45 WIB
Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Foto: Instagram/andre_rosiade)
Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade. (Foto: Instagram/andre_rosiade)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di saat mulai memudarnya perhatian publik pada korban dan masyarakat terdampak bencana Pulau Sumatera, Partai Gerindra masih konsisten memonitor penanganan korban pascabencana. Oktober 2025 lalu, bencana Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) luluhlantak akibat bencana banjir dan longsor.

Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade konsisten membantu korban bencana di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Sumatera Barat. Dengan kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre terus memastikan hunian sementara (huntara) di Sumatera Barat (Sumbar) berdiri tegak. 

“Negara harus hadir, bukan hanya membangun, tetapi memastikan hunian ini benar-benar siap dan layak ditempati masyarakat,” ujar Andre di Jakarta, Senin (2/2/2026). 

Andre mengaku baru saja meninjau langsung progres pembangunan huntara bagi korban bencana banjir bandang di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, pada Sabtu (31/1/2026). 

Baca juga : DKI Gaspol Keruk Kali Cakung Lama, Warga Ngarep Rumah Nggak Kebanjiran Lagi

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu menjelaskan, kunjungan itu untuk memastikan kesiapan huntara sebelum diserahterimakan kepada warga terdampak, pada Senin (9/2/2026). Percepatan penyediaan hunian darurat, kata dia, merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pemulihan yang cepat dan terukur pascabencana. 

"Hasil pemantauan, pembangunan huntara dan hunian tetap (huntap) terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak. Termasuk di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar," katanya. 

Selain persoalan hunian, Andre juga menyoroti kebutuhan mendesak warga Guguak Malalo terkait pemulihan sektor pertanian. Sedikitnya, kata dia, ada 12 hektare areal persawahan terdampak material bencana dan membutuhkan penanganan segera. Andre mengatakan, akan membantu menurunkan empat unit dump truck guna mempercepat pembersihan lahan. 

“Saya mengapresiasi sinergi semua pihak, Pemerintah Pusat, BUMN, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, yang bergerak bersama mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Barat,” ucapnya. 

Baca juga : Emil Audero Ditimpuk Flare, Kemenangan Inter Milan Ternodai Oknum Suporter

Sementara itu, Project Manager Huntara dari Nindya Karya, Syafriwal menyampaikan terima kasih atas dukungan Andre Rosiade. Dia menegaskan, pihaknya terus menggenjot penyelesaian pembangunan huntara bagi korban banjir bandang. 

“Insya Allah pembangunan segera tuntas dan bisa langsung dihuni warga,” ujar Syafriwal. 

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly mengatakan, usulan pembangunan huntara dan huntap di Tanah Datar masing-masing berjumlah 140 unit. Dari total 66 unit huntara yang diusulkan, realisasi pembangunan baru mencapai sekitar 40 persen, dengan 28 unit telah selesai dibangun di Guguak Malalo. 

Selain di Guguak Malalo, kata Ahmad, pembangunan huntara juga berlangsung di dua lokasi lain. Yakni, di Bungo Tanjuang dan Sumpur, yang ditangani oleh BNPB. Sementara untuk kebutuhan hunian tetap, Pemerintah Daerah mencatat masih diperlukan sekitar 385 unit huntap bagi warga terdampak di seluruh wilayah Tanah Datar. 

Baca juga : Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Ditunjuk Jadi Kapten Tim Putra

Ahmad menambahkan, selama masa transisi, sebagian warga masih menumpang di rumah keluarga, sementara lainnya menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). 

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Andre Rosiade, BP BUMN, Danantara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pemulihan pascabencana,” tutup Ahmad Fadly. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.