Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dipastikan Rosan, Tak Ada Perombakan Direksi Bank Himbara
Senin, 2 Februari 2026 08:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Isu bongkar-pasang direksi bank-bank pelat merah dipastikan angin lalu. Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menegaskan, tak ada agenda perombakan jajaran direksi maupun komisaris bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Penegasan itu disampaikan Rosan untuk meredam spekulasi yang belakangan ramai beredar di ruang publik. Ia memastikan, hingga kini tidak pernah ada pembahasan di internal Danantara terkait perubahan komposisi pimpinan bank-bank BUMN.
“Tidak ada. Kami di Danantara, sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu,” ujar Rosan di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.
Menurut Rosan, Danantara justru mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan strategis, termasuk urusan manajemen. Jika pun suatu saat dibutuhkan perbaikan kinerja, prosesnya akan berjalan sesuai mekanisme korporasi dan melalui konsultasi yang matang, bukan lewat isu atau rumor.
Baca juga : Pemerintah Buru Pemodal dan Pendukung Penambang Ilegal
Rosan menjelaskan, apabila di kemudian hari memang dibutuhkan perbaikan kinerja di level direksi, inisiatif tersebut lazimnya datang lebih dulu dari manajemen bank yang bersangkutan. Setelah itu, barulah dilakukan konsultasi dengan Danantara sebagai pemegang saham.
Namun, kondisi tersebut dipastikan belum terjadi saat ini. Hingga kini, tidak ada pembahasan terkait perombakan direksi maupun komisaris bank-bank BUMN.
“Tentunya kami akan selalu berkonsultasi apabila memang perlu ada perbaikan. Tetapi pada intinya sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu,” ujar Rosan.
Pengamat perbankan dari UGM Paul Sutaryono menilai, wacana pergantian direksi bank-bank yang tergabung dalam Himbara tidak relevan untuk dibesar-besarkan. Menurutnya, isu tersebut kehilangan pijakan karena seluruh bank Himbara telah lebih dulu menjalani mekanisme korporasi yang sah.
Baca juga : Buntut IHSG Anjlok, Polri dan Kejagung Turun Tangan
"Wacana pergantian direksi bank Himbara belum perlu," kata Paul, kepada Rakyat Merdeka, Senin (1/2/2026) malam.
Paul mengingatkan, pada Desember 2025 lalu, kelima bank Himbara yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam forum tertinggi perusahaan tersebut, arah kebijakan, evaluasi kinerja, hingga komposisi manajemen sudah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia menilai wacana pergantian direksi di luar momentum RUPS justru berpotensi menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu di sektor perbankan nasional. Apalagi, stabilitas perbankan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pasar dan dunia usaha.
"Lebih dari itu, pihak Danantara sebagai super holding BUMN sudah membantah pergantian direksi bank Himbara," tuntasnya.
Baca juga : Indonesia Sukses Bring Barrels Home
Direktur Program dan Kebijakan PRASASTI Piter Abdullah Redjalam juga menyampaikan pandangan senada. Menurutnya, saat ini belum perlu mengganti jajaran direksi bank-bank Himbara.
Piter menilai, kondisi saat ini tidak tepat untuk memunculkan isu perombakan direksi Himbara. Bank-bank pelat merah bersama BUMN keuangan lainnya tengah menghadapi gejolak pasar keuangan dan membutuhkan fokus serta konsentrasi penuh. Ia mengingatkan, Himbara saat ini juga tengah berproses bersama Danantara dalam menjaga stabilitas dan merespons dinamika pasar.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah penguatan soliditas dan fokus penyelesaian masalah. Bukan wacana pergantian direksi,” ujar Piter.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya