BREAKING NEWS
 

OTT Pejabat Bea Cukai, KPK Amankan Uang Miliaran dan Emas 3 Kilogram

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 Februari 2026 18:40 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan beberapa barang bukti dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Lampung. Di antaranya, uang tunai senilai miliaran rupiah dan logam mulia seberat 3 kilogram.

“Untuk barang bukti, ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing senilai miliaran rupiah. Selain itu ada logam mulia, mungkin sekitar 3 kg,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Budi mengungkapkan, Operasi senyap tersebut terkait dengan kegiatan importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca juga : KPK: OTT Pejabat Bea Cukai Terkait Kegiatan Importasi

“Terkait dengan konstruksi perkaranya, yaitu berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta. KPK menduga adanya tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

“Terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia. Detailnya barang apa saja, nanti akan kami update,” imbuh Budi.

Adsense

Dalam OTT ini, KPK mengamankan beberapa pihak di Kantor Pusat DJBC Kemenkeu, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur.

Baca juga : Kakorlantas Gaungkan Program Polantas Menyapa dan Melayani

“Tim mengamankan sejumlah pihak, khususnya di Kantor Pusat Bea Cukai,” tuturnya.

Selain di Jakarta, tim juga bergerak ke Lampung. Di sana, mereka mengamankan mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan (P2) DJBC Kemenkeu.

“Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan, itu diamankan di wilayah Lampung,” tuturnya.

Baca juga : Reformasi Bea Cukai, Misbakhun: Jangan Sekadar Rotasi, Harus Sentuh Integritas

Budi mengungkapkan, beberapa pihak sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Beberapa pihak lain masih dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,” tandas Budi.

KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense