RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Suksesor Thomas Djiwandono itu menilai pembenahan pajak dan bea cukai di Kementerian Keuangan sudah berada di jalur yang benar.
Juda Agung dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029. Prosesi pelantikan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin langsung Presiden Prabowo.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam acara tersebut. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Baca juga : Jatuh Bangun Saat Bermain Snowboard
Hadir juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Usai dilantik, Juda menegaskan komitmennya untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Baik itu melalui kebijakan fiskal, moneter, maupun sektor keuangan yang terkoordinasi secara efektif.
“Tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, dan juga kebijakan di sektor keuangan agar menjadi efektif,” ujar Juda.
Baca juga : Menteri PKP Apresiasi Peran BRI Terhadap Keberhasilan Program Perumahan Rakyat
Ke depan, Juda menargetkan penguatan stabilitas ekonomi, termasuk menjaga nilai tukar mata uang. Tentunya melalui sinergi kebijakan di sektor moneter yang dijalankan Bank Indonesia (BI) guna menopang pertumbuhan ekonomi domestik.
“Kebijakan kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Selama itu kebijakan moneter, tentu berada di dalam wilayah Bank Indonesia,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Juda turut menilai kebijakan yang telah dilakukan Menteri Purbaya. Menurutnya, Purbaya telah menunjukkan arah yang positif dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional. Ia juga menyoroti komitmen Kementerian Keuangan dalam mengurangi risiko korupsi.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Masyarakat Harus Tetap Tenang, Tapi Waspada
“Saya kira, apa yang sudah dilakukan oleh Pak Purbaya dalam empat bulan terakhir ini adalah upaya-upaya untuk memperkuat dan mengurangi risiko korupsi di dua lembaga itu,” katanya.
Lebih lanjut, Juda menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan akan terus berperan aktif dalam menjaga keuangan negara. Yakni, melalui pengawasan dan pendampingan, tanpa mengganggu proses penegakan hukum yang berjalan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.