Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mensesneg Di Rakor Bappenas
Riset Dan Inovasi Harus Bisa Menjawab Masalah Rakyat
Jumat, 6 Februari 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, riset dan inovasi nasional harus mampu memberikan jawaban yang cepat dan konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Karena itu, Pemerintah menilai perlunya memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang terintegrasi agar hasil penelitian tidak berhenti di atas kertas, tetapi bisa langsung diterapkan di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Prasetyo usai menghadiri rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi dan Optimalisasi Pemanfaatan Riset dan Inovasi di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca juga : Menko Polkam Bentengi Publik Dari Hoax Dan Fitnah
Rakor tersebut juga dihadiri, antara lain Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arief Satria, Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginginkan seluruh kegiatan penelitian, riset dan inovasi terbangun dalam satu ekosistem yang terintegrasi dan saling terhubung dengan para pemangku kepentingan. Khususnya Bappenas dan BRIN, sehingga mampu menghasilkan solusi nyata.
"Pemerintah ingin seluruh kegiatan penelitian, riset dan inovasi berada dalam satu ekosistem terintegrasi. Dengan begitu, hasilnya bisa langsung dimanfaatkan dan berdampak nyata," kata Prasetyo.
Baca juga : Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi TSK Suap Restitusi Pajak
Menurutnya, ekosistem riset dan inovasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kajian, namun juga melahirkan produk inovatif bernilai tambah yang mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Presiden juga memberi perhatian besar pada percepatan lahirnya inovasi praktis yang dapat segera diterapkan. Terutama untuk mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di banyak daerah.
"Presiden meminta ada inovasi yang bisa secepat mungkin diimplementasikan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Misalnya penanganan masalah sampah rumah tangga dan sampah lingkungan," ungkap Prasetyo.
Baca juga : Diisukan Bergabung Ke Demokrat, Adik Gubernur NTB Tidak Masuk Partai
Menurutnya, penanganan persoalan sampah perlu dilakukan berjenjang. Mulai dari skala rumah tangga, lingkungan, hingga kawasan perkotaan dengan volume besar, termasuk melalui pengembangan program waste to energy.
“Supaya bisa diolah menjadi energi, sampah harus dipilah antara organik dan anorganik dan seterusnya. Edukasi juga menjadi sangat penting. Penyelesaian sampah tidak sekadar membangun insinerator, tetapi edukasi masyarakat menjadi salah satu kunci utama,” tandasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya