BREAKING NEWS
 

Luncurkan Aplikasi Digital, Baznas Bazis Jakarta Target ZIS Ramadan Rp150 M

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 12 Februari 2026 09:58 WIB
Soft launching Baznas Bazis Apps di Kantor Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 150 miliar pada momen Ramadan 1447 Hijriah/2026.

Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan kekuatan sosial untuk memperkuat solidaritas dan pemberdayaan masyarakat.

‎"Kami mengusung tema 'Dari Jakarta untuk Indonesia'. Zakat harus menjadi instrumen solidaritas umat dan penguatan sosial, terutama di bulan Ramadhan," ujar Akhmad saat soft launching Baznas Bazis Apps di Kantor Baznas Bazis DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Dikatakan Akhmad, Ramadan tahun lalu, Baznas Bazis DKI berhasil menghimpun dana sekitar Rp 86,9 miliar dan menyalurkan kepada puluhan ribu mustahik di Jakarta. Tahun ini, pihaknya optimistis capaian meningkat signifikan. ‎

"Target Rp 150 miliar bukan angka kecil, tetapi realistis dengan tren pertumbuhan donasi dan partisipasi masyarakat serta ASN," katanya. ‎

Baca juga : Gubernur Pramono Optimis Bank Jakarta IPO Tahun Depan

Untuk mencapai target tersebut, Baznas Bazis DKI menyiapkan 15 program Ramadhan, termasuk lima program baru. Diantaranya, "Sahur Tetangga Sendiri", yang mendorong warga berbagi dan memperkenalkan peran Baznas Bazis di lingkungan terdekat.

Program lain adalah Bedah Rumah Tahfidz Al-Qur’an bagi penghafal minimal 10 juz dari keluarga prasejahtera.

‎"Kami siapkan 10 unit rumah yang akan direnovasi setelah melalui asesmen ekonomi dan hafalan," tutur Akhmad yang didampingi Pimpinan Bidang Pengumpulan KH Nur Alam Bakhtir, Pimpinan Bidang Pendistribusian Ir. Bahaudin, dan Pimpinan Bidang Keuangan Hj Sholihah Latief. ‎

Baznas Bazis DKI juga menyiapkan program Balik Rantau Santri, yakni fasilitasi kepulangan santri asal Jakarta yang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat kembali ke pesantren usai Lebaran.

Adsense

Selain itu, bantuan solidaritas nasional untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera tetap berjalan melalui dapur kemanusiaan dan layanan kesehatan. ‎Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta Ir Muhammad Bahaudin menekankan, transformasi peran lembaganya.

Baca juga : Diguyur Hujan Deras Sejak Pagi, Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

‎"Baznas Bazis bukan lagi sekadar kotak amal, tetapi mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, instrumen stabilitas sosial perkotaan, dan motor solidaritas nasional," ucapnya. ‎

Menurut Bahaudin, program Ramadan dibagi dalam tiga klaster besar: penguatan tata kelola zakat, penguatan internal Jakarta, dan solidaritas nasional.

Dalam penguatan tata kelola, Baznas Bazis akan menerbitkan surat keputusan kolektif bagi masjid, mushola, sekolah, dan kampus yang menjadi amil agar memiliki legalitas resmi dalam menghimpun dan menyalurkan zakat dari Baznas Bazis DKI. ‎

Pada klaster penguatan internal, sejumlah program disiapkan seperti Posko Mudik di Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Kampung Rambutan dengan target 15.000 penerima manfaat, mudik gratis bagi penyandang disabilitas, Klinik Ngaji, gerakan bersih 100 masjid, hingga distribusi zakat fitrah kepada 100.000 penerima.

‎"Kami ingin memastikan Ramadan menghadirkan keadilan sosial dan keberkahan bagi seluruh warga, termasuk kelompok rentan," tutur Bahaudin. ‎

Baca juga : Luncurkan Kartu Debit Visa, ATM Bank Jakarta Bisa Digesek Di 200 Negara

Melalui peluncuran Baznas Bazis Apps, masyarakat juga dipermudah dalam menunaikan zakat dan memantau penyaluran dana secara digital.

Baznas Bazis DKI berharap kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan berbagai elemen masyarakat mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat solidaritas dan pemberdayaan umat di tingkat nasional.

Pimpinan Bidang Pengumpulan KH. Nur Alam Bakhtir menambahkan, sejumlah strategi pengumpulan telah disiapkan di momen Ramadan ini, termasuk melalui aplikasi Apps.

"Kami bekerjasama dengan sejumlah aplikasi untuk memudahkan masyarakat khususnya generasi Z atau Gen-Z yang menunaikan zakat, infaq dan sedekah melalui aplikasi," pungkas Nur Alam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense