BREAKING NEWS
 

Bertujuan Hancurkan Citra Pemerintah, Kelompok Siapa yang Girang Saat Bencana

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Sabtu, 14 Februari 2026 08:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat Peresmian dan Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Dok. Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyebut ada kelompok yang senang saat bencana melanda Tanah Air. Kelompok itu memanfaatkan peristiwa memilukan tersebut untuk menjelek-jelekkan Pemerintah, agar citranya hancur.

Siapa saja kelompok itu? Prabowo memberi clue, orang-orang politik tertentu. “Orang-orang politik tertentu seolah-olah girang dengan bencana. Bisa bikin suatu suasana ketidakpercayaan kepada Pemerintah, ketidakpercayaan kepada Republik Indonesia. Memang ada kelompok-kelompok tertentu itu," ungkapnya, saat Peresmian dan Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Padahal, tekan Prabowo, musibah semestinya menjadi momentum solidaritas nasional. Bukan dimanfaatkan untuk membuat keruh dan ruwet situasi.

Kepala Negara menegaskan, Pemerintah telah bekerja maksimal menangani bencana di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera. Prabowo bahkan telah meninjau langsung beberapa lokasi terdampak. Dia menyaksikan personel TNI-Polri bekerja tak kenal lelah. Bahkan, ada aparat yang bertugas hingga berminggu-minggu di lapangan.

"Saya tanya, berapa lama kau di sini? Ada yang jawab sudah 20 hari, tiga minggu, bahkan satu bulan. Ini bukti bahwa negara hadir," tegas Prabowo.

Dalam pemulihan, Pemerintah telah membentuk Satgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Berdasar laporan yang diterima Prabowo, dari 52 titik terdampak bencana, kini tersisa 10 kabupaten yang belum sepenuhnya pulih. Satgas optimistis, dalam dua bulan ke depan, seluruh terdampak bencana kembali normal.

Baca juga : Hadapi Pemilu 2029, Bahlil Pilih Nyaleg dari Dapil Papua

Prabowo menegaskan, kelompok penghancur Citra Indonesia ini sudah gagal. Sebab, Indonesia membuktikan mampu bangkit mengatasi berbagai tantangan. Indonesia juga membuktikan diri sebagai bangsa yang kompak dan bergotong royong bekerja keras menangani pascabencana.

"Saya (mengucapkan) terima kasih. Semuanya bahu-membahu mengatasi sampai sekarang. Rakyat melihat negara hadir. Jangan saling menjatuhkan!" imbau Prabowo.

Mentan Menteri Pertahanan ini kembali menegaskan, bangsa Indonesia bukan orang-orang bodoh. Indonesia tahu ada pihak-pihak yang ingin mengganggu negara ini. Prabowo tegas menyatakan, tahu siapa saja pihak yang membiayai upaya menjelek-jelekkan citra bangsa Indonesia.

Prabowo menegaskan, Indonesia tak pernah ingin mengganggu bangsa lain. Indonesia hanya ingin rakyatnya hidup sejahtera. 

Adsense

"Kita diganggu, jangan kira tidak tahu. Ini saya bicara sama mereka-mereka itu. Please, dear friends, Indonesians are not stupid. We know what's happening. Kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia," tegasnya.

Menurut Prabowo, pihak-pihak yang terus berupaya meruntuhkan citra Indonesia itu tak ingin melihat bangsa ini maju dan sejahtera. "Karena mereka takut kita kuat, takut kita sejahtera," ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Baca juga : Masjid IKN Berstandar Internasional

Prabowo lalu menyindir ahli-ahli ekonomi yang berupaya meruntuhkan semangat pemerintahannya dengan menyebut ekonomi Indonesia suram. "Saya mau tanya, kamu itu warga negara mana? Kita kalau main bola, tim kita main, beri support, ayo ayo ayo! Kita suporter ya. Mereka nggak, mereka selalu jelek-jelekin prestasi kita sendiri," sindirnya.

Mantan Danjen Kopassus ini memastikan, Pemerintah siap membuktikan ekonomi bangsa ini akan bangkit. Menurut Prabowo, perekonomian Indonesia sedang dalam arah yang positif. Konsumsi rumah tangga tinggi, penerimaan pajak oke. BUMN juga mengalami kenaikan keuntungan empat kali lipat. "Kita terus bekerja dan buktikan kepada rakyat saudara sekalian. Kita di ambang kebangkitan," ujarnya.

Prabowo juga menyoroti para pengkritik yang meramalkan kegagalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Secara khusus, ia menginstruksikan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengumpulkan rekam jejak digital para pengkritik tersebut. Dia heran, ada yang menuding bahwa program pemenuhan gizi anak ini sebagai bentuk penghinaan terhadap rakyat.

"Pak Qodari tolong dikumpulin video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia'. Kita mau menyelamatkan anak-anak dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua," pinta Presiden, tegas.

Pemerintah, kata Prabowo, tidak akan segan menindak pihak-pihak dan kelompok yang berupaya merugikan bangsa Indonesia. "Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, Pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada tanpa pandang bulu," tegasnya.

Lalu, apa arti pernyataan Prabowo ini? Pengamat politik Fernando Emas menyebut, pernyataan Prabowo ini sebagai peringatan atau pesan kepada pihak-pihak yang dituju.

Baca juga : Presiden Pimpin Ratas Di Istana, Kampung Nelayan & Masalah Sampah Dibahas Serius

"Termasuk pernyataan Presiden Prabowo terkait ada pihak asing atau dalam negeri yang ingin citra Indonesia jelek," kata Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), kepada Rakyat Merdeka, Jumat (13/2/2026)

Dia menyebut, pesan ini sangat kuat. Sebab, pernyataan Prabowo bahwa ada pihak yang mencoba menjelekkan citra Indonesia diucapkan beberapa kali dalam momen-momen tertentu. Pernyataan tersebut seolah ingin menyampaikan pesan bahwa Prabowo sangat mengetahui gerakan mereka.

"Prabowo tahu betul siapa dan kelompok mana. Sekaligus ingin menegaskan, gerakan yang dilakukan tidak membuat risau," tuturnya.

Selain itu, melalui pernyataan yang terus disampaikan ini, Prabowo seakan memberikan kesempatan kepada pihak tersebut untuk segera berubah. Jika tidak, Pemerintah akan bertindak tegas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense