BREAKING NEWS
 

Bahas Bantuan Untuk Palestina, Prabowo Berlinang Air Mata

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Minggu, 8 Maret 2026 07:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto menangis saat menyinggung bantuan dari Indonesia untuk Palestina yang dikirim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) saat bertemu dengan kiai, ulama, pimpinan ormas Islam, hingga pimpinan pondok pesantren di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto tak kuasa menahan haru saat membahas bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Dihadapan para ulama di Istana Negara, Prabowo berlinang air mata ketika menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atas peran besar mereka mengorganisasi bantuan bagi rakyat Palestina. 

Suasana di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2026), terasa berbeda. Di tengah silaturahmi Presiden dengan para tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat Islam, momen haru terjadi yang membuat ruangan seketika hening. 

Acara yang dihadiri 121 pemuka agama dari berbagai daerah itu awalnya berlangsung seperti pertemuan resmi pada umumnya. Para ulama duduk berjejer rapi, mendengarkan paparan Presiden mengenai berbagai isu kebangsaan dan kemanusiaan. 

Namun suasana berubah ketika sebuah video dokumentasi diputar. Di layar terlihat rekaman bantuan kemanusiaan dari Indonesia yang diterima warga Palestina.

Anak-anak, perempuan, dan keluarga yang hidup di tengah keterbatasan menyambut bantuan tersebut dengan wajah penuh harap. 

Baca juga : Saleh Partaonan Daulay: PAN Tak Pernah Ada Perintah Kelola MBG

Di tengah tayangan itu, Presiden Prabowo terlihat terdiam sejenak. Ketika akhirnya berbicara, suaranya terdengar bergetar. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Baznas yang selama ini mengorganisasi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. “Luar biasa, terima kasih Baznas. Anda mewakili bangsa Indonesia, Anda mewakili umat Islam di Indonesia,” ujar Prabowo. 

Sesaat kemudian, ia mengangkat sapu tangan putih untuk menyeka air mata yang mulai mengalir di pipinya. Ruangan yang dipenuhi para ulama itu mendadak sunyi. 

Bagi Prabowo, bantuan yang dihimpun dan disalurkan melalui Baznas bukan sekadar bantuan logistik. Ia menilai bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian bangsa Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. 

“Bantuan Anda sangat dirasakan. Saya berterima kasih atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia atas bantuan saudara Baznas yang mengorganisirnya. Luar biasa, terima kasih,” katanya dengan suara masih bergetar. 

Adsense

Presiden juga menyinggung dukungan pemerintah dalam proses pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Berbagai fasilitas negara, termasuk pesawat militer, disiapkan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan. 

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Kalau Kader Parpol Ikut Partisipasi, Tak Masalah

“Kita siapkan Hercules, kita siapkan payung. Banyak bahan-bahan yang diterjunkan adalah bahan-bahan melalui Baznas. Terima kasih,” ujarnya. 

Di antara ratusan tokoh agama yang hadir, Ketua Baznas Noor Achmad tampak berdiri dari tempat duduknya. Ia menyedekapkan kedua tangan ke arah Presiden sebagai tanda hormat dan terima kasih. 

Pimpinan Baznas Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengapresiasi dukungan Presiden terhadap berbagai upaya kemanusiaan yang dilakukan Baznas untuk membantu masyarakat Palestina. 

Menurut Rizaludin, keberhasilan penyaluran bantuan kemanusiaan Baznas tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan pemerintah. 

Presiden Prabow, kata dia, juga dinilai berperan dalam membuka akses distribusi bantuan sehingga dapat dikirim melalui berbagai jalur. “Akses yang beliau berikan membuat bantuan bisa dikirim melalui berbagai jalur, mulai dari darat, udara, hingga kapal laut kemanusiaan,” ujar Rizaludin kepada Rakyat Merdeka

Baca juga : KPK Bakal Panggil Suami Dan Anak Bupati Pekalongan

Selama bulan Ramadan ini, kata Rizaludin, Baznas berencana membangun sejumlah tenda bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik di Gaza. Selain itu, Baznas juga memiliki rencana jangka panjang untuk membangun kembali berbagai fasilitas publik di Gaza. “Kami berharap bisa segera membangun Kampung Indonesia di sana karena masih ada dana dari masyarakat yang dititipkan kepada Baznas,” ujar Rizaludin. 

Namun hingga kini proses pembangunan masih menghadapi kendala karena belum adanya izin untuk membangun bangunan permanen di wilayah Gaza. Untuk sementara waktu, pembangunan yang diperbolehkan baru sebatas fasilitas semi permanen seperti tenda bagi para pengungsi. “Kami berharap Palestina segera merdeka, Gaza kembali normal sehingga kita bisa mewujudkan harapan para donatur Indonesia yang ingin membangun kembali fasilitas yang telah hancur,” jelasnya. 

Komitmen kemanusiaan Indonesia terhadap rakyat Palestina terus diwujudkan melalui berbagai bantuan yang dihimpun dan disalurkan oleh Baznas. Dalam beberapa periode terakhir, Baznas menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah besar untuk membantu warga Gaza yang menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. 

Salah satu bantuan terbesar adalah pengiriman 50 truk bantuan pangan berupa tepung senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 16 miliar. Bantuan tersebut disalurkan melalui kerja sama Baznas dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir, lembaga zakat resmi Mesir di bawah naungan Grand Syekh Al Azhar. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense